Silaturahmi Sehat Perkuat Hubungan Sosial

  • 05 Apr 2026 11:46 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Program Inspirasi Kehidupan di RRI Pro1 Banjarmasin, Sabtu, 4 April 2026, mengangkat tema “Silaturahmi Membahagiakan atau Melelahkan”. Acara tersebut menghadirkan praktisi parenting dan keluarga, Rimalia Karim, sebagai narasumber.

Topik ini diangkat karena fenomena silaturahmi yang seharusnya membawa kebahagiaan justru kerap dirasakan sebagian orang sebagai beban. Kondisi ini terutama muncul dalam suasana Syawal yang identik dengan kunjungan dan pertemuan keluarga.

Rimalia menjelaskan silaturahmi merupakan bagian penting dalam kehidupan sosial yang sarat makna dan manfaat. Manfaat tersebut antara lain memperluas rezeki, menjaga kesehatan, serta mempererat hubungan antarsesama.

Namun, dalam praktiknya, interaksi saat silaturahmi kerap memunculkan ketidaknyamanan. Hal ini terjadi akibat pertanyaan sensitif, seperti status pernikahan, pekerjaan, hingga jumlah anak.

“Silaturahmi pada dasarnya membawa kebaikan dan keberkahan, tetapi dapat terasa melelahkan jika di dalamnya terdapat interaksi yang menyinggung,” ujarnya. “Kondisi ini terutama dirasakan oleh mereka yang masih memiliki luka batin yang belum pulih.”

Ia menjelaskan perasaan terbebani dapat muncul karena pengalaman masa lalu yang terekam dalam emosi dan memori seseorang. Ketika bertemu kembali dengan situasi atau orang yang memicu ingatan tersebut, rasa tidak nyaman dapat muncul kembali.

Menurutnya, kondisi ini berbeda pada individu yang telah pulih secara emosional. Mereka mampu melakukan reframing atau membingkai ulang pengalaman menjadi lebih positif.

Bagi kelompok tersebut, silaturahmi justru menjadi momen yang dinanti. Selain mempererat hubungan, silaturahmi juga membuka peluang baru dalam kehidupan sosial.

Rimalia menekankan pentingnya kesadaran diri dan kemampuan menjaga batasan dalam bersilaturahmi. Ia menyarankan setiap individu melakukan self-care, seperti beristirahat, mengelola emosi, dan melakukan refleksi diri.

Selain itu, peran orang tua dinilai penting dalam membiasakan anak bersilaturahmi secara langsung. Hal ini penting di tengah dominasi interaksi digital agar anak mampu membangun hubungan sosial yang sehat.

Dengan demikian, silaturahmi diharapkan menjadi ruang saling menguatkan, bukan melelahkan. Momentum Syawal pun dapat dimaknai sebagai kesempatan mempererat hubungan dengan cara yang lebih sehat dan bijak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....