Sejarah dan Tema Hari Penerbangan Sipil Internasional 2025

  • 06 Des 2025 11:21 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Banjarmasin: Setiap 7 Desember, dunia memperingati Hari Penerbangan Sipil Internasional atau International Civil Aviation Day. Momentum ini mengingatkan pentingnya penerbangan sipil dalam menghubungkan negara, mempercepat mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi global.

Dilansir dari icao.int, penetapan tanggal 7 Desember merujuk pada penandatanganan Konvensi Chicago pada 7 Desember 1944 oleh 52 negara. Kesepakatan tersebut menjadi dasar hukum penerbangan sipil internasional yang masih digunakan hingga kini.

Peringatan Hari Penerbangan Sipil Internasional 2025 mengangkat tema “Safe Skies and a Sustainable Future for All”. Tema ini selaras dengan ICAO’s Strategic Plan for 2050 yang menargetkan transportasi udara global yang aman, inklusif, tanpa korban jiwa, dan mencapai emisi nol karbon pada pertengahan abad.

Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa mengakui secara resmi peringatan ini pada 1996 melalui resolusi A/RES/51/33. PBB menetapkan Hari Penerbangan Sipil Internasional untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya transportasi udara bagi pembangunan berkelanjutan dan mendukung peran ICAO (International Civil Aviation Organization) dalam membina penerbangan yang aman, terjamin, dan ramah lingkungan.

Sebelum ICAO berdiri secara penuh, organisasi sementara bernama Provisional International Civil Aviation Organization (PICAO) dibentuk untuk menunggu ratifikasi Konvensi Chicago oleh negara-negara anggota. Setelah ratifikasi ke-26 diterima pada 5 Maret 1947, ICAO resmi beroperasi penuh pada 4 April 1947.

Sejak ditetapkan pada 1996, Hari Penerbangan Sipil Internasional diperingati setiap tahun oleh berbagai negara. Peringatan ini menjadi kesempatan untuk menegaskan kembali komitmen global terhadap sektor penerbangan yang aman, modern, dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....