Pemkot Banjarbaru dan Pemprov Kalsel Luncurkan Gebyar Panutan PKB 2026
- 05 Okt 2026 14:16 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarbaru - Pemkot Banjarbaru berkolaborasi dengan Pemprov Kalimantan Selatan resmi Launching Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) Tahun 2026 dan Pengundian Pemenang Kompetisi Pembayaran Pajak dan Retribusi Daerah berbasis QRIS. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Gawi Sabarataan Pemkot Banjarbaru pada Senin 5 Oktober 2026.
Wali Kota Banjarbaru, Erna Lisa Halaby secara resmi membuka jalannya acara.
Ia menegaskan bahwa pembayaran pajak kendaraan bermotor bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan wujud kontribusi nyata masyarakat terhadap keberlangsungan pembangunan daerah.

| Baca juga: Pemprov Kalsel Hentikan WFH ASN |
“Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor ini merupakan bentuk sinergi antara Pemprov Kalsel dan Pemkot Banjarbaru. Selain menjadi wadah membangun kesadaran bersama, kegiatan ini adalah bentuk apresiasi kepada masyarakat yang telah menjalankan kewajibannya dengan baik.” ujarnya.
Lisa juga mengimbau warga untuk memanfaatkan program insentif dan keringanan pajak yang berlangsung mulai 14 Agustus hingga 30 November 2026. Fasilitas tersebut mencakup pembebasan denda pokok PKB, pembebasan denda Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) tahun-tahun sebelumnya, hingga kemudahan proses mutasi kendaraan.
Di sisi lain, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bappenda) Provinsi Kalsel, Subhan Nor Yaumil memaparkan bahwa pengundian apresiasi kali ini ditujukan bagi warga Kalsel yang taat membayar pajak selama tiga tahun berturut-turut tanpa tunggakan maupun keterlambatan. Yakni dalam periode pembayaran Desember 2025 hingga November 2026.

Subhan menyampaikan bahwa tingkat kepatuhan pajak masyarakat Kalsel saat ini menunjukkan tren positif hingga berhasil menempati posisi ke-6 secara nasional dalam realisasi pembayaran PKB. Khusus untuk Kota Banjarbaru, realisasi opsen PKB dan opsen BBNKB telah menembus angka Rp58 miliar per 3 Oktober 2026.
“Aparatur Sipil Negara (ASN) harus menjadi contoh konkret dalam kepatuhan pajak. Kami mengajak seluruh warga untuk memanfaatkan momentum ini, terutama dengan adanya insentif yang sedang berjalan,” kata Subhan.
Sementara itu, Deputi Kepala Divisi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel, Rony Ferdiansyah mengapresiasi Pemkot Banjarbaru yang telah menjadi pilot project percepatan digitalisasi sejak Juni lalu. Pemanfaatan transaksi digital melalui QRIS dinilai mampu membangun ekosistem pembayaran yang lebih cepat, aman, transparan, dan akuntabel.

Rangkaian acara ditutup dengan pengundian pemenang QRIS periode September 2026 serta penyerahan berbagai hadiah menarik bagi para wajib pajak yang taat.(hfz-jongs-azka-gabriel/MedCenBJB)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....