Asap Karhutla Kepung Banjarbaru, Kecamatan BBS Bagikan Masker Gratis

  • 28 Agt 2026 09:36 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan kembali menyelimuti sejumlah wilayah Kota Banjarbaru dan mulai berdampak pada aktivitas masyarakat.
  • Pemerintah melaksanakan gerakan tanggap bencana dengan pembagian masker gratis secara serempak di Kecamatan Banjarbaru Selatan pada Jumat, 28 Agustus 2026, pukul 08.00 Wita.
  • Masker dibagikan kepada warga, pengendara, dan pedagang yang beraktivitas di tengah paparan kabut asap sebagai langkah preventif mengurangi risiko gangguan pernapasan.

RRI.CO.ID, Banjarbaru - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menyelimuti sejumlah wilayah Kota Banjarbaru dan mulai berdampak pada aktivitas masyarakat. Kondisi tersebut direspons dengan pembagian masker gratis secara serempak di Kecamatan Banjarbaru Selatan sebagai langkah preventif untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan.

Gerakan tanggap bencana tersebut dilaksanakan Jumat, 28 Agustus 2026, mulai pukul 08.00 Wita. Sejumlah elemen masyarakat turun langsung ke lapangan membagikan masker kepada warga, pengendara, dan pedagang yang beraktivitas di tengah paparan kabut asap.

Di Kelurahan Guntung Paikat, aksi tersebut melibatkan Tim Penggerak PKK Kelurahan, para Ketua RT/RW, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta unsur relawan lainnya. Mereka menyasar sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Lurah Guntung Paikat, Reza Pahlevi, mengatakan pembagian masker dilakukan secara masif sebagai bentuk kepedulian sekaligus langkah preventif untuk melindungi masyarakat dari dampak kabut asap. Pembagian dipusatkan di kawasan perempatan jalan depan Masjid Hidayatul Muhajirin hingga menyasar pedagang dan masyarakat di sekitar lokasi.

“Pembagian masker gratis ini tidak hanya dilaksanakan di wilayah Kelurahan Guntung Paikat saja,” ujarnya. “Pembagian masker digelar secara serempak di seluruh wilayah Kecamatan Banjarbaru Selatan.”

Langkah tersebut menjadi respons langsung masyarakat terhadap kondisi udara yang mulai terganggu akibat kabut asap karhutla. Masker terutama diberikan kepada masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah, termasuk pengguna kendaraan bermotor.

Pantauan di lapangan menunjukkan petugas gabungan dan relawan bergerak menyusuri sejumlah titik aktivitas warga. Pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas dihentikan sejenak untuk diberikan masker sebagai perlindungan dari paparan asap.

Gerakan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa ancaman karhutla tidak hanya berdampak pada lahan yang terbakar. Asap yang ditimbulkan dapat menyebar ke kawasan permukiman dan ruang aktivitas masyarakat sehingga kewaspadaan serta perlindungan terhadap kesehatan perlu menjadi perhatian bersama.

Di tengah kondisi tersebut, kolaborasi pemerintah di tingkat wilayah bersama unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi dampak karhutla. Pembagian masker secara serempak di Banjarbaru Selatan menunjukkan bahwa penanganan bencana tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga memastikan masyarakat tetap terlindungi selama kondisi udara belum kembali normal. (Yds/MedCenBJB)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....