TP PKK Kalsel Dorong Keluarga Jadi Garda Terdepan Siaga Bencana
- 16 Agt 2026 13:57 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kalimantan Selatan mendorong keluarga menjadi garda terdepan dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Kesiapsiagaan keluarga dinilai penting sebagai langkah awal mencegah dan menghadapi kondisi darurat sebelum bantuan tiba.
Pesan tersebut disampaikan Ketua TP PKK Kalsel Hj. Fathul Jannah Muhidin saat mengikuti Senam Ceria yang dirangkai dengan Sosialisasi Gerakan Keluarga Sehat, Tanggap, dan Tangguh Bencana (GKSTTB). Kegiatan berlangsung di Amphitheater Siring 0 Kilometer Banjarmasin, Sabtu, 15 Agustus 2026.
Hj. Fathul Jannah mengatakan GKSTTB menjadi salah satu upaya membangun keluarga yang peduli terhadap kesehatan dan lingkungan. Gerakan tersebut sekaligus mendorong keluarga memiliki kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai situasi darurat.
Menurutnya, keluarga memiliki peran penting dalam melakukan pencegahan maupun menghadapi kondisi bencana. Pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki keluarga diharapkan dapat membantu mengurangi risiko ketika terjadi bencana.
“Ilmu yang diperoleh hari ini mohon ditularkan kepada keluarga dan orang di lingkungan masing-masing,” ujar Hj. Fathul Jannah. “Pengetahuan tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.”
Ia juga mengajak masyarakat membiasakan langkah-langkah pencegahan bencana di lingkungan masing-masing. Kesiapsiagaan perlu dibangun melalui pengetahuan dan kebiasaan sederhana yang dilakukan secara bersama.
Selain aspek kebencanaan, GKSTTB juga mencakup kepedulian terhadap kesehatan dan pencegahan stunting, kesehatan ibu dan anak, serta penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Upaya tersebut diharapkan dapat membentuk keluarga yang sehat sekaligus memiliki ketahanan dalam menghadapi berbagai kondisi.
Pada aspek lingkungan, masyarakat didorong menjaga kebersihan, mengelola sampah dengan baik, serta menciptakan lingkungan permukiman yang sehat dan lestari. Sementara pada aspek tanggap dan tangguh bencana, keluarga dibekali kemampuan melakukan deteksi dini, memahami evakuasi mandiri, serta bersikap sigap menghadapi bencana alam maupun nonalam.
Kegiatan yang digelar dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalsel tersebut juga diisi dengan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Acara ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan dan kesiapsiagaan keluarga.
Hj. Fathul Jannah berharap sinergi seluruh pihak terus diperkuat agar gerakan keluarga sehat dan tangguh bencana dapat diterapkan secara nyata di lingkungan masyarakat. Dengan keterlibatan keluarga dan masyarakat, upaya membangun lingkungan yang sehat, aman, dan tangguh dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....