Gubernur Muhidin Cek Harga Pangan di Pasar Keramat Barabai
- 10 Agt 2026 20:41 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Barabai - Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin turun langsung memantau harga kebutuhan pokok di Pasar Keramat Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Senin 10 Agustus. Peninjauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan stabilitas harga pangan, menyusul tingginya inflasi di HST pada sejumlah komoditas.
Didampingi jajaran Forkopimda Kalsel, Bupati HST Syamsul Riza, serta Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel Haris Munandar, Gubernur Muhidin berdialog langsung dengan sejumlah pedagang. Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga di antaranya beras, daging ayam, bawang merah, dan terong.
Dari hasil dialog, pedagang menyebut kenaikan harga dipengaruhi meningkatnya permintaan masyarakat selama peringatan bulan Maulid yang berlangsung di HST. Pedagang juga menyampaikan bahwa pasokan beras SPHP dari Bulog cukup membantu menjaga harga, namun mereka berharap pasokan beras tetap lancar agar harga tidak kembali meningkat dan berdampak pada daya beli masyarakat.
Menanggapi kondisi tersebut, Gubernur Muhidin meminta Bulog memastikan distribusi beras kepada pedagang berjalan lancar dan sesuai kebutuhan.
“Hari ini kita melakukan kunjungan dan cek langsung ke Pasar Barabai. Setelah kita tanya langsung ke pedagang, kenaikan harga beberapa bahan pokok ini disebabkan saat ini masyarakat di sini memperingati bulan Maulid,” ujar Muhidin.
Ia menegaskan, kelancaran pasokan menjadi salah satu kunci untuk mencegah terjadinya lonjakan harga, khususnya beras SPHP.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kalsel H. Bagiawan mengatakan, setiap pedagang di Kabupaten HST saat ini mendapatkan pasokan sekitar dua ton beras SPHP dari Bulog setiap pekan dengan harga sesuai ketentuan.
Menurutnya, kenaikan sejumlah komoditas terjadi karena permintaan masyarakat meningkat, sementara pasokan beberapa bahan pangan belum mencukupi.
“Insyaallah, sebagaimana arahan Pak Gubernur, pasokan akan kita tambah serta kita terus lakukan operasi pasar murah kebutuhan bahan pokok,” kata Bagiawan.
Pemprov Kalsel bersama pemerintah daerah dan Bulog akan terus melakukan pemantauan serta menjaga kelancaran distribusi pangan, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan tekanan inflasi dapat dikendalikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....