Pasis Seskoau Kuliah Kerja di Kalsel, Ikut Perkuat Penanganan Karhutla
- 02 Sep 2026 07:36 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarbaru - Sebanyak 100 Perwira Siswa Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Udara (Seskoau) Angkatan ke-65 melaksanakan Kuliah Kerja Penelitian di Kalimantan Selatan. Kegiatan ini tidak hanya membahas sektor energi, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kedatangan para Pasis Seskoau diterima Gubernur Kalsel H. Muhidin melalui Sekdaprov Kalsel H. M. Syarifuddin. Bertempatdi Gedung Auditorium Dr. KH. Idham Chalid, Banjarbaru, Selasa 1 September 2026.
Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur Muhidin menegaskan energi memiliki posisi strategis bagi ketahanan nasional. Menurutnya, energi tidak semata-mata berkaitan dengan produksi dan perekonomian, tetapi juga menyangkut kemampuan negara menjaga pertahanan.
“Energi bukan hanya urusan ekonomi, tetapi juga bagian dari pertahanan,” ujar Muhidin.
Dari seluruh Pasis yang mengikuti kegiatan tersebut terdiri dari 90 personel TNI AU, dua TNI AD, empat TNI AL, tiga Polri, serta satu perwira dari Singapura. Selama berada di Kalsel, para Pasis akan mengumpulkan data dan melihat langsung kondisi sektor energi daerah sebagai bagian dari penelitian sebelum pelaksanaan seminar akhir pendidikan.
Muhidin berharap penelitian tersebut dapat memberikan perspektif lebih luas terhadap posisi Kalsel sebagai daerah penghasil, pengolah, sekaligus penyalur energi. Terlebih, posisi strategis Kalsel semakin penting seiring dengan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Ia juga berharap hasil penelitian tidak berhenti sebagai kajian akademik, tetapi dapat menjadi masukan untuk memperkuat kebijakan energi dan ketahanan nasional. “Kami berharap penelitian ini memberi manfaat bagi ketahanan energi bangsa,” ucapnya.
Sementara itu, Komandan Seskoau Marsekal Muda TNI Dr. Jorry S. Koloay mengatakan hasil penelitian para Pasis diharapkan dapat memberikan masukan bagi kepentingan pertahanan negara, khususnya dalam memperkuat tata kelola dan strategi ketahanan energi. Menariknya, kegiatan para Pasis di Kalsel juga akan diisi dengan keterlibatan langsung dalam Posko Tanggap Darurat Karhutla Kalsel.
Keterlibatan tersebut mencakup sejumlah bidang, mulai dari operasi udara, water bombing, modifikasi cuaca, surveilans, logistik, kesehatan, psikologi hingga penegakan hukum. “Pasis akan bergabung dengan Posko Tanggap Darurat untuk memperkuat penanganan karhutla,” kata Jorry.
Menurut Jorry, keterlibatan di lapangan menjadi kesempatan bagi para Pasis untuk menggabungkan pengetahuan akademik dengan pengalaman nyata. Hal itu sekaligus memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan instansi terkait dalam menghadapi berbagai tantangan di daerah.
Ia pun mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kalsel terhadap pelaksanaan Kuliah Kerja Penelitian Seskoau Angkatan ke-65. “Mari bersama-sama memberikan yang terbaik untuk bangsa dan negara,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....