Terima Kunjungan Mahasiswa, Bang Dhin Tekankan Prioritas Pembangunan Daerah
- 06 Okt 2026 14:58 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menerima kunjungan akademik mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al-Banjari. Hal itu disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. M. Syaripuddin, S.E., M.A.P., di ruang rapat Ismail Abdullah, Gedung B DPRD Kalsel, Senin 5 Oktober 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Ia memaparkan materi mengenai perspektif perencanaan pembangunan daerah. Dengan menentukan prioritas pembangunan yang memberikan manfaat terbesar bagi masyarakat, menjadi salah satu tantangan utama dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Pemahaman mengenai proses tersebut dinilai penting dimiliki generasi muda, khususnya mahasiswa yang kelak akan berperan dalam pembangunan dan pengambilan kebijakan. H. M. Syaripuddin yang akrab di sapa Bang Dhin itu menjelaskan bahwa proses perencanaan pembangunan telah diatur melalui berbagai regulasi dan mekanisme yang melibatkan pemerintah serta masyarakat.
Salah satunya melalui pendekatan bawah ke atas atau bottom-up melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), serta pendekatan atas ke bawah atau top-down melalui kebijakan pemerintah pusat dan daerah. Menurutnya, pemahaman mengenai perencanaan pembangunan penting bagi mahasiswa karena dapat memperluas wawasan tentang bagaimana sebuah kebijakan disusun hingga ditetapkan.
“Proses ini sangat penting diketahui generasi muda, khususnya mahasiswa yang kelak akan berperan dalam pembangunan daerah. Pengetahuan tersebut juga bisa menjadi bekal bagi mahasiswa yang nantinya berkiprah di bidang pemerintahan, politik, maupun sektor lainnya,” ujarnya.
Diskusi antara legislator dan mahasiswa berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan serta pandangan terkait pembangunan daerah. Sejumlah isu strategis seperti infrastruktur, pangan, pendidikan, dan pelayanan publik turut menjadi bahan pembahasan yang memperkaya perspektif seluruh peserta.
Dalam pemaparannya, Syaripuddin menegaskan bahwa seluruh sektor pembangunan pada dasarnya memiliki tingkat kepentingan masing-masing. Namun, keterbatasan anggaran dan sumber daya membuat pemerintah harus menentukan skala prioritas berdasarkan manfaat yang paling besar bagi masyarakat.
“Jalan penting, pangan penting, pendidikan juga penting. Tetapi dengan anggaran yang terbatas, kita harus mampu menentukan program yang dampaknya paling besar bagi masyarakat,” kata Bang Dhin.
Ia menilai mahasiswa sebagai generasi muda perlu memahami proses penentuan prioritas pembangunan agar mampu melihat kebijakan pemerintah secara lebih kritis dan konstruktif. Dengan pemahaman tersebut, generasi muda diharapkan dapat ikut berkontribusi dalam mendorong pembangunan daerah yang tepat sasaran dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....