Kabut Asap Tebal, Supian HK Dorong Penindakan Tegas Pelaku Pembakaran Disengaja
- 22 Sep 2026 17:20 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kabut asap kembali menyelimuti sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan, sehingga menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan masyarakat. Kondisi tersebut mendapat perhatian serius dari Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK yang meminta instansi terkait segera mengambil langkah tegas terhadap pihak yang diduga sengaja membakar lahan.
Supian HK menegaskan, dugaan pembakaran lahan secara sengaja tidak boleh dibiarkan karena berpotensi memperburuk kualitas udara dan mengganggu aktivitas masyarakat. Ia meminta aparat penegak hukum memproses para tersangka sesuai ketentuan yang berlaku agar memberikan efek jera.
“Kan sudah ada beberapa yang ditetapkan sebagai tersangka pembakaran lahan secara disengaja, ini mohon diproses secara hukum dan ditindak tegas agar memberikan efek jera,” ujar Supian HK, Selasa 22 September 2026. Menurutnya, penanganan tidak cukup hanya dengan memadamkan api, tetapi juga harus menyentuh pihak yang menjadi penyebab munculnya kabut asap.

Selain penegakan hukum, Supian HK meminta pemerintah mempertimbangkan kembali pelaksanaan pembelajaran tatap muka di tengah kondisi udara yang memburuk. Ia mendorong agar aktivitas belajar mengajar dilakukan secara daring atau Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) tetap diberlakukan selama kondisi kabut asap semakin mengkhawatirkan.
Langkah tersebut dinilai penting untuk melindungi anak-anak dari risiko gangguan kesehatan akibat paparan udara yang tidak sehat. Supian HK menilai keselamatan dan kesehatan peserta didik harus menjadi pertimbangan utama dalam menentukan pola pembelajaran selama kabut asap masih terjadi.
Perhatian terhadap dampak kesehatan itu disampaikan Supian HK setelah memantau kondisi di RS Ciputra Banjarmasin. Ia menyebut terdapat pasien dengan keluhan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), termasuk dari kelompok anak-anak dan lanjut usia yang dinilai rentan terhadap dampak kabut asap.
“Kita harus mengutamakan keselamatan anak-anak dan masyarakat, terutama anak-anak serta lansia. Karena kemarin saya waktu ke RS Ciputra, banyak pasien dengan keluhan gangguan pernapasan,” ucap politisi senior fraksi Golkar tersebut.
Sementara itu, warga Banjarmasin, Rahman, mengaku turut terdampak kabut asap yang terjadi di wilayah tersebut. Ia berharap pihak berwenang dapat menindak tegas pelaku pembakaran lahan yang dilakukan secara sengaja agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Aduh, bagaimana lagi ya, kabut asap ini sangat mengganggu, apalagi ada anak kecil di rumah. Di media sosial juga sudah ramai informasi terkait dugaan pembakaran yang disengaja, jadi harapannya pelaku bisa ditindak tegas sesuai aturan hukum agar memberikan efek jera, karena kondisi ini sangat meresahkan,” katanya.
Lebih lanjut, Ketua DPRD Kalsel juga mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar ruangan apabila tidak diperlukan dan menggunakan masker sebagai langkah perlindungan diri. Di sisi lain, masyarakat diminta ikut menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi memperparah kondisi udara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....