Komisi I DPRD Kalsel Pantau Karhutla dan Antisipasi Banjir HSS

  • 13 Sep 2026 12:37 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta persiapan menghadapi potensi banjir menjadi perhatian Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan saat melakukan monitoring di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Jumat 11 September 2026. Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Komisi I DPRD Kalsel, H. Rais Ruhayat, S.H., dengan melibatkan sejumlah pihak terkait.

Monitoring diawali dengan audiensi bersama pemerintah desa, BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, dan BPBD Kabupaten Hulu Sungai Selatan di Kantor Desa Sungai Kupang, Kecamatan Kandangan. Pertemuan itu menjadi wadah untuk menggali informasi mengenai kondisi kebencanaan dan langkah penanganan yang telah dilakukan di lapangan.

Dalam audiensi, Komisi I menerima informasi terkait karhutla yang saat ini terjadi di sejumlah lahan gambut di sekitar permukiman warga. Berbagai upaya penanganan yang telah dilakukan menjadi salah satu pembahasan untuk mencari langkah yang lebih efektif.

Selain karhutla, masyarakat juga menyampaikan masukan mengenai potensi banjir yang dapat terjadi ketika musim penghujan tiba. Kesiapan sejak dini dinilai penting agar pemerintah dan masyarakat dapat mengantisipasi serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan.

Masyarakat berharap langkah mitigasi bencana dapat disusun secara terencana melalui program yang jelas dan dukungan anggaran yang memadai. Sinergi antara pemerintah, masyarakat, BPBD, dan pihak terkait lainnya dinilai menjadi faktor penting dalam menghadapi potensi bencana.

Ketua Komisi I DPRD Kalsel, H. Rais Ruhayat, menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak sesuai tugas dan kewenangan masing-masing. Menurutnya, kolaborasi yang kuat diperlukan untuk mengurangi dampak kebakaran yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

“Semua pihak harus bekerja guna mengatasi karhutla, harus bahu membahu sesuai dengan kewenangannya masing-masing,” ujar Rais Ruhayat. Ia berharap kerja sama yang tepat dapat mengurangi dampak karhutla yang saat ini tengah marak dan penanganannya tidak hanya menjadi tanggung jawab BPBD.

Melalui monitoring tersebut, Komisi I DPRD Kalsel mendorong agar upaya penanganan karhutla dan antisipasi banjir dilakukan secara berkelanjutan. Langkah mitigasi yang terencana serta dukungan lintas sektor diharapkan mampu meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi berbagai potensi bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....