Kartoyo Dorong RRI Kawal Aspirasi Masyarakat Banua

  • 10 Sep 2026 14:39 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Dalam rangka memperingati Hari Radio sekaligus HUT Radio Republik Indonesia (RRI) ke-81 tahun, Wakil Ketua DPRD Kalimantan Selatan, Kartoyo, mendorong RRI terus mengambil peran strategis dalam mengawal aspirasi masyarakat Banua di tengah perkembangan era digital. Menurutnya, RRI memiliki posisi penting sebagai media publik yang mampu menjangkau masyarakat hingga pelosok daerah.

Kartoyo menilai keberadaan RRI sangat dibutuhkan untuk memastikan berbagai kebijakan dan kerja pemerintah daerah dapat dipahami masyarakat secara utuh. Hal ini termasuk berbagai program dan kerja DPRD Kalsel yang perlu disampaikan secara berimbang agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Untuk RRI saya harapkan menjadi media yang selalu mengawal aspirasi masyarakat Banua, sekaligus menjadi jembatan informasi antara pemerintah daerah, DPRD dan masyarakat,” ujar Kartoyo, saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu 9 September 2026. Ia menyebut jangkauan RRI hingga berbagai wilayah menjadi kekuatan tersendiri dalam menyampaikan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

Di tengah derasnya arus informasi melalui media sosial, masyarakat kini dihadapkan pada beragam informasi yang belum tentu memiliki kebenaran. Kartoyo mengingatkan, judul atau potongan informasi yang tidak utuh dapat mengaburkan fakta dan bahkan membuat pekerjaan pemerintah yang sebenarnya sudah dilakukan dengan baik menjadi salah dipahami.

Oleh karena itu, RRI dinilai memiliki peran penting dalam menghadirkan informasi yang utuh, berimbang dan berdasarkan fakta. Kehadiran media publik juga diharapkan mampu menjadi rujukan masyarakat ketika muncul informasi yang meragukan atau berpotensi menyesatkan.

Kartoyo mengatakan tantangan media saat ini bukan hanya menyampaikan informasi dengan cepat, tetapi juga memastikan informasi tersebut benar dan memberikan pemahaman kepada masyarakat. “Di zaman sekarang, informasi bisa saja di-blur atau dipotong sehingga menimbulkan salah paham, padahal pemerintah dan DPRD sudah mengerjakan hal yang benar,” katanya.

Menurutnya, RRI dapat menjadi salah satu garda terdepan dalam menghadapi penyebaran hoaks yang tidak bertanggung jawab. Dengan kekuatan jaringan dan karakter sebagai media publik, RRI diharapkan mampu memberikan klarifikasi sekaligus menghadirkan ruang dialog bagi masyarakat.

Kartoyo berharap sinergi antara RRI, pemerintah daerah dan DPRD Kalsel terus diperkuat untuk menjawab kebutuhan informasi masyarakat yang semakin dinamis. “RRI harus tetap hadir di tengah masyarakat, mengawal aspirasi sekaligus menjawab tantangan informasi di era modern agar masyarakat Banua mendapatkan informasi yang benar,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....