DPRD Kalsel Dorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur Sumber Daya Air
- 10 Agt 2026 16:34 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan terus memperjuangkan percepatan pembangunan infrastruktur sumber daya air di daerah. Upaya tersebut dilakukan melalui konsultasi dan koordinasi bersama Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum, khususnya Direktorat Irigasi dan Rawa, Kamis 6 Agustus 2026.
Salah satu usulan utama yang kembali disampaikan adalah revitalisasi sistem perpipaan Air Banjarbakula. Komisi III mendorong agar program tersebut masuk dalam prioritas penganggaran Tahun Anggaran 2027 karena sebelumnya belum memperoleh alokasi pada APBN 2026.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalsel, H. Achmad Maulana mengapresiasi keterbukaan jajaran Kementerian Pekerjaan Umum dalam menerima berbagai usulan strategis dari Komisi III DPRD Kalsel. Ia berharap komunikasi dan koordinasi tersebut dapat menghasilkan tindak lanjut nyata bagi kepentingan masyarakat.
“Alhamdulillah, hasil konsultasi dan koordinasi hari ini berjalan dengan sangat baik, berbagai usulan kami mendapat respons positif dari jajaran Direktorat Jenderal Sumber Daya Air,” ujar Achmad Maulana. Ia menegaskan revitalisasi Pipa Air Banjarbakula harus kembali menjadi prioritas penganggaran 2027 agar proyek strategis tersebut dapat segera direalisasikan.
Menurutnya, ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan mendasar yang harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah. Karena itu, Komisi III akan terus mengawal agar program revitalisasi jaringan perpipaan tersebut tidak kembali tertunda dalam proses penganggaran.
Selain persoalan air bersih, Komisi III turut menyoroti pendangkalan sungai di Kabupaten Barito Kuala yang belum mendapatkan penanganan optimal selama kurang lebih enam tahun. Kondisi tersebut dinilai mengurangi kapasitas aliran sungai sekaligus meningkatkan potensi banjir di wilayah hilir Kalimantan Selatan.
Achmad Maulana juga meminta pemerintah pusat memberi perhatian khusus terhadap pendangkalan sungai di Kabupaten Barito Kuala. “Kami berharap langkah pengecekan lapangan segera ditindaklanjuti melalui program revitalisasi sungai untuk meningkatkan kapasitas aliran air serta mengurangi risiko banjir yang kerap terjadi di Kalimantan Selatan,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut, pihak Direktorat Jenderal Sumber Daya Air memberikan respons positif terhadap sejumlah aspirasi yang disampaikan. Pemerintah pusat juga menyatakan akan melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi eksisting dan menentukan langkah penanganan yang diperlukan.
Melalui konsultasi tersebut, Komisi III DPRD Kalsel menegaskan komitmennya memperjuangkan program strategis daerah melalui sinergi bersama pemerintah pusat. Upaya ini diharapkan mempercepat penyediaan air bersih, meningkatkan layanan irigasi, serta memperkuat pengendalian banjir demi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kalimantan Selatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....