Komisi III DPRD Kalsel Pantau Pembangunan IPA Mekarsari

  • 22 Jul 2026 11:36 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan monitoring pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Mekarsari di Desa Tinggiran Baru, Kecamatan Mekarsari, Kabupaten Barito Kuala, Jumat 17 Juli 2026. Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau progres pembangunan sekaligus memastikan kesiapan operasional IPA Mekarsari.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Selatan, H. Achmad Maulana mengatakan pembangunan IPA Mekarsari merupakan bagian dari penyelesaian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Banjarbakula melalui sinergi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Pemerintah Kabupaten Barito Kuala. Menurutnya, proyek tersebut menjadi langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di kawasan Banjarbakula.

"Pembangunan ini bertitik tolak dari kerja sama penyelesaian SPAM Banjarbakula dengan Kabupaten Barito Kuala. Alhamdulillah hasilnya cukup menggembirakan karena persoalan air bersih merupakan salah satu kebutuhan utama masyarakat di kawasan Banjarbakula," ujar Achmad Maulana.

Ia menjelaskan pembangunan instalasi dimulai pada 2024 dengan dukungan pendanaan APBN dan dilanjutkan penyelesaian konstruksi utama pada 2025. Memasuki 2026, pekerjaan difokuskan pada penyempurnaan kawasan instalasi, termasuk pembangunan paving melalui dukungan APBD Provinsi Kalimantan Selatan.

IPA Mekarsari ditargetkan mulai beroperasi pada 2027 dengan kapasitas melayani sekitar 4.000 sambungan rumah di Kecamatan Tamban, Mekarsari, dan Tabunganen. Komisi III DPRD Kalsel menilai kesiapan operasional harus dibarengi dengan kesiapan jaringan distribusi air hingga ke rumah-rumah warga.

"Jangan sampai instalasinya sudah siap melayani 4.000 sambungan rumah, tetapi jaringan perpipaan menuju rumah warga belum siap. Distribusi air harus benar-benar memadai agar pelayanan dapat berjalan optimal," ucap Achmad Maulana.

Sementara itu, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kalimantan Selatan, Ryan Tirta Nugraha berharap dukungan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan terus mengalir demi keberlanjutan pembangunan infrastruktur air minum. Menurutnya, dukungan legislatif sangat penting untuk memperkuat peluang memperoleh pendanaan dari pemerintah pusat.

"Kami berharap dukungan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan terus berlanjut sehingga pendanaan APBN melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dapat diperoleh. Dengan demikian, pemenuhan kebutuhan air bersih untuk mencapai Standar Pelayanan Minimal di Kalimantan Selatan dapat terwujud," kata Ryan.

DPRD berharap seluruh tahapan pembangunan dapat selesai tepat waktu. Sehingga saat IPA Mekarsari mulai beroperasi, bisa lebih memperkuat layanan air bersih bagi masyarakat di Kecamatan Tamban, Mekarsari, Tabunganen, serta kawasan regional Banjarbakula.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....