Debit Air Riam Kanan Mulai Menyusut, Syarwani Dorong Segera Pemulihan Listrik
- 12 Jul 2026 18:12 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Selatan, Ahmad Syarwani, menyoroti kondisi Bendungan Riam Kanan yang mengalami penyusutan debit air. Kondisi ini merupakan salah satu dampak dari akibat pemadaman listrik yang terjadi secara bergilir.
Menurutnya, kondisi kelistrikan di Kalimantan Selatan saat ini sedang tidak baik-baik saja. Sehingga, aliran ke Sungai Martapura berkurang, yang berdampak terhadap sektor perikanan dan persawahan di kawasan tersebut.
“Yang paling terdampak saat ini adalah kondisi PLTA di Riam Kanan yang mulai mengalami pengeringan sehingga berkurang pengaliran air untuk sektor perikanan dan peternakan di sekitar lokasi. Akibatnya banyak ikan-ikan yang mati, kasihan hampir ratusan pembudidaya ikan yang ada disana,” ujar Syarwani anggota DPRD Kalsel Dapil Kabupaten Banjar.
Syarwani menilai pemadaman listrik tidak hanya meresahkan masyarakat, tetapi juga mengganggu aktivitas sosial dan ekonomi. Sejumlah warga bahkan mengalami kerugian akibat peralatan elektronik yang rusak karena listrik padam.
“Sebagian masyarakat memiliki kemampuan finansial yang terbatas. Ketika peralatan elektronik rusak akibat listrik padam, tentu ini menjadi beban tambahan yang harus menjadi perhatian pemerintah,” katanya.
Oleh sebab itu, Syarwani meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan segera berkoordinasi dengan PT PLN (Persero). Langkah tersebut dinilai penting agar persoalan pemadaman listrik bergilir di sejumlah wilayah segera teratasi.
“Ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah untuk memastikan komitmen PLN, bahwasanya proses pemeliharaan akan berakhir pada September. Tapi, apakah September itu betul-betul final atau tidak, dan apa jaminannya,” ujarnya usai rapat paripurna di DPRD Kalsel, Kamis 9 Juli 2026.

Menanggapi hal tersebut, Sekda Provinsi Kalsel M. Syarifuddin menjelaskan bahwa Gubernur telah beberapa melakukan koordinasi dengan pihak PLN. Berdasarkan hasil rapat, pihak PLN juga menegaskan bahwa secepatnya akan mengatasi pemadaman listrik bergilir ini.
“Beberapa kali Pak Gubernur pertemuan dengan pihak PLN. Dan pihak PLN pun menyampaikan secepatnya untuk mengatasi pemadaman ini,” ucapnya.
DPRD Kalsel berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera mengambil langkah konkret agar dampaknya tidak semakin meluas kepada masyarakat. Dalam waktu dekat, DPRD Kalsel melalui Komisi III juga akan kembali memanggil PLN untuk menuntaskan persoalan tersebut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....