Komisi III DPRD Kalsel Dukung Penambahan Armada Listrik

  • 10 Jun 2026 08:51 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan mendorong peningkatan layanan transportasi umum yang murah, aman, nyaman, dan terintegrasi antar kabupaten/kota. Salah satu upaya yang didukung adalah perluasan koridor layanan serta penambahan armada bus bertenaga listrik di Kalimantan Selatan.

Dukungan tersebut disampaikan saat Komisi III bersama Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel melakukan kunjungan kerja ke PT Bagong Dekaka Mandiri di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin 8 Juni 2026. Kunjungan ini bertujuan melihat langsung proses perakitan bus yang saat ini menjadi salah satu moda transportasi andalan masyarakat Kalsel.

Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Mustaqimah, mengatakan kunjungan tersebut juga menjadi ajang penjajakan kerja sama pengadaan bus listrik pada masa mendatang. Menurutnya, transportasi ramah lingkungan perlu mulai dikembangkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat.

“Harapan Komisi III ke depannya PT Bagong Dekaka bisa mengadakan bus listrik ya untuk mengurangi emisi dan juga menghindari kelangkaan BBM jenis solar di Kalimantan Selatan yang masih agak terkendala,” ujar Mustaqimah. Ia menilai penggunaan bus listrik dapat menjadi solusi jangka panjang bagi transportasi publik yang berkelanjutan.

Selain itu, politisi Partai NasDem tersebut mengapresiasi pelayanan yang diberikan PT Bagong Dekaka Mandiri sebagai penyedia armada angkutan umum di Kalsel. Layanan Bus Trans Banjarbakula dinilai telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya di wilayah Banjarmasin dan Banjarbaru.

Direktur Utama PT Bagong Dekaka Mandiri, Budi Susilo, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan DPRD serta Dinas Perhubungan Kalsel. Ia menegaskan komitmen perusahaan untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna transportasi umum di Banua.

“Kami tentunya berharap, keberlangsungan layanan kami yang ada di Kalimantan Selatan ini jangan sampai terputus. Karena angkutan ini sudah bagus dan sangat menjadi andalan masyarakat Kalimantan Selatan,” kata Budi Susilo.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel, M. Fitri Hernadi, mengungkapkan tingkat keterisian penumpang Trans Banjarbakula hingga Mei 2026 mencapai 87,77 persen. Data tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan transportasi umum yang tersedia saat ini.

“Sehingga dengan angkutan umum masyarakat bisa semakin dimudahkan untuk melakukan aktivitas ekonomi dan kegiatan sehari-hari. Dengan BTS ini dan feeder-feeder-nya akan mengubah mindset masyarakat bahwa angkutan umum di Kalimantan Selatan itu nyaman, aman, dan memiliki standar pelayanan yang baik,” ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....