Kartoyo Sosialisasikan Perda Pemberdayaan Desa, Apresiasi Potensi Usaha Jahit
- 08 Jun 2026 16:33 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Kartoyo, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda), terkait Perda Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi untuk memperkuat peran masyarakat dalam pembangunan desa. di Desa Baruh Jaya, Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Jumat, 5 Juni 2026.
Dalam dialog bersama warga, pembahasan pemberdayaan masyarakat berkembang pada sektor usaha rumahan, khususnya keterampilan menjahit yang telah lama menjadi salah satu aktivitas ekonomi masyarakat Desa Baruh Jaya. Potensi tersebut dinilai perlu mendapat perhatian dan dukungan agar terus berkembang.
“Alhamdulillah, hari ini kita melaksanakan sosialisasi Perda Nomor 4 Tahun 2016 tentang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa. Di Desa Baruh Jaya ini kami melihat potensi usaha menjahit rumahan yang cukup baik dan perlu terus didorong melalui peningkatan keterampilan seperti pelatihan menjahit serta dukungan sarana penunjang agar masyarakat semakin produktif,” katanya.
Kartoyo menjelaskan bahwa pelatihan menjahit tidak hanya meningkatkan kemampuan kerja masyarakat, tetapi juga memberikan dampak sosial yang positif. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat membuka peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan keluarga, mengurangi pengangguran, serta memperkuat pemberdayaan perempuan di desa.
“Pelatihan seperti ini penting karena bukan hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga memberikan dampak sosial bagi masyarakat. Ketika ibu-ibu memiliki kemampuan dan peluang usaha, maka ekonomi keluarga ikut terbantu dan kesejahteraan masyarakat desa dapat meningkat,” katanya.
Selain sektor menjahit, Ia menilai Desa Baruh Jaya memiliki potensi besar di berbagai bidang, mulai dari bengkel, pengelasan, perikanan hingga pertanian. Dengan jumlah penduduk sekitar 8.000 jiwa, desa tersebut menjadi salah satu wilayah dengan sumber daya masyarakat yang cukup besar di Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
“Potensi masyarakat di sini sangat beragam, mulai dari usaha menjahit, bengkel, tukang las, perikanan hingga sektor pertanian. Apabila ada dukungan pembangunan infrastruktur yang tepat, potensi ekonomi masyarakat dapat berkembang lebih optimal,” ucap Kartoyo.
Kartoyo juga mengapresiasi pembangunan jalan penghubung Nagara–Margasari yang saat ini sedang berlangsung. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah Daha Selatan dan sekitarnya.
Sebelum kegiatan berakhir, salah satu tokoh masyarakat Desa Baruh Jaya, Hani, menyampaikan bahwa usaha jahit rumahan telah lama menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat setempat. Ia berharap adanya perhatian dan dukungan terhadap pengembangan keterampilan serta usaha masyarakat agar kelompok penjahit di desa tersebut dapat terus berkembang.
“Disini kami itu ada tempat menjahit, tapi mesinnya masih yang jadul. Jadi kami berharap adanya bantuan mesin yang lebih canggih untuk membantu perekonomian melalui potensi usaha jahit ini,” ucap Hani.
Menurut Hani, pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan akan membantu meningkatkan kualitas hasil produksi serta daya saing para pelaku usaha jahit rumahan. Dengan demikian, sektor usaha tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Baruh Jaya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....