Hari Perumahan Nasional 25 Agustus, Ini Sejarahnya
- 24 Agt 2026 07:44 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Hari Perumahan Nasional atau Hapernas diperingati setiap 25 Agustus sebagai momentum mengingat pentingnya penyediaan rumah yang layak, aman, sehat, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.
- Sejarah Hapernas bermula dari Kongres Perumahan Rakyat Sehat yang berlangsung di Bandung pada 25-30 Agustus 1950 dan dibuka oleh Wakil Presiden pertama RI Mohammad Hatta.
- Peringatan Hapernas memiliki sejarah yang berkaitan dengan upaya pemerintah memenuhi kebutuhan perumahan rakyat sejak awal masa kemerdekaan Indonesia.
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Hari Perumahan Nasional atau Hapernas diperingati setiap 25 Agustus sebagai momentum mengingat pentingnya penyediaan rumah yang layak, aman, sehat, terjangkau, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia. Peringatan ini memiliki sejarah yang berkaitan dengan upaya pemerintah memenuhi kebutuhan perumahan rakyat sejak awal masa kemerdekaan.
Dikutip dari laman Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, sejarah Hapernas bermula dari Kongres Perumahan Rakyat Sehat yang berlangsung di Bandung pada 25-30 Agustus 1950. Kongres tersebut dibuka Wakil Presiden pertama RI Mohammad Hatta dan menjadi salah satu tonggak penting dalam penyelenggaraan perumahan rakyat di Indonesia.
Dalam kongres tersebut, Bung Hatta menyampaikan gagasan bahwa penyediaan perumahan bagi rakyat bukan sesuatu yang mustahil jika dilakukan dengan sungguh-sungguh dan kerja keras. Pemikiran tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan hunian telah menjadi perhatian pemerintah tidak lama setelah Indonesia merdeka.
Perumahan tidak hanya berkaitan dengan tempat tinggal, tetapi juga memiliki hubungan erat dengan kesehatan, pendidikan, keamanan, produktivitas, keluarga, dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, penyediaan hunian yang layak menjadi bagian penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Kongres Perumahan Rakyat Sehat 1950 kemudian dikenang sebagai tonggak sejarah pembangunan perumahan di Indonesia. Nilai penting dari kongres tersebut menjadi salah satu dasar dalam memperkuat perhatian terhadap penyediaan rumah bagi masyarakat.
| Baca juga: Hari Pramuka ke-65, Ini Makna Tema 2026 |
Tanggal 25 Agustus selanjutnya ditetapkan sebagai Hari Perumahan Nasional atau Hapernas. Penetapan tersebut dilakukan melalui Keputusan Menteri Negara Perumahan Rakyat Nomor 46/KPTS/M/2008 tertanggal 6 Agustus 2008.
Peringatan Hapernas menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pemenuhan kebutuhan hunian bagi seluruh masyarakat. Pemerintah dan berbagai pihak diharapkan terus mendorong penyediaan perumahan yang layak, aman, sehat, terjangkau, dan berkelanjutan.
Sejalan dengan semangat Kongres Perumahan Rakyat Sehat 1950, penyediaan rumah tidak hanya menjadi persoalan pembangunan fisik, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hari Perumahan Nasional diharapkan dapat memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan hunian yang mendukung kehidupan masyarakat yang lebih baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....