Makna Filosofi Logo Peringatan Hari Santri 2025
- 22 Okt 2025 07:21 WIB
- Banjarmasin
KBRN, Banjarmasin: Hari Santri Nasional (HSN) yang diperingati setiap 22 Oktober menjadi momentum penting dalam sejarah Indonesia. Peringatan ini menandai peran besar para santri dalam mempertahankan kemerdekaan bangsa pasca-penjajahan.
Penetapan Hari Santri Nasional merujuk pada peristiwa bersejarah 22 Oktober 1945 ketika pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Hasyim Asy’ari, mengeluarkan Resolusi Jihad. Seruan tersebut membangkitkan semangat rakyat untuk mempertahankan kedaulatan Indonesia dari ancaman penjajahan kembali.
| Baca juga: Makna Tema Hari Peduli Sampah Nasional 2026 |
Dilansir dari kemenag.go.id, tema Hari Santri 2025 adalah “Mengawal Indonesia Merdeka, Menuju Peradaban Dunia.” Tema ini mencerminkan tekad kaum santri untuk terus menjaga keutuhan bangsa sekaligus memperluas kiprah di kancah global.
Filosofi logo tahun ini menggambarkan perjalanan panjang santri dari masa perjuangan kemerdekaan hingga era digital modern. Bentuk pita cakrawala melambangkan keterbukaan terhadap kemajuan dunia tanpa meninggalkan jati diri pesantren dan nilai-nilai keislaman.
Warna-warna dalam logo memiliki makna mendalam. Hijau merepresentasikan kesucian dan kedamaian, sedangkan biru dan merah menggambarkan keberanian, semangat, serta optimisme menuju masa depan yang lebih maju.
Slogan “Mengawal Indonesia Merdeka” menegaskan peran santri sebagai penjaga moral dan spiritual bangsa. Adapun frase “Menuju Peradaban Dunia” menjadi seruan untuk menjadikan santri sebagai pelaku aktif dalam membangun peradaban global yang berkeadaban dan berkeadilan.
Dengan sentuhan tipografi modern, desain logo ini memperlihatkan perpaduan harmonis antara tradisi dan kemajuan zaman. Santri digambarkan sebagai generasi adaptif yang siap berkompetisi di tingkat internasional tanpa kehilangan nilai kebangsaan dan religiusitasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....