Ustazah Ponpes Diduga Korban Pembunuhan, Barang Berharga Raib

  • 30 Apr 2026 14:40 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarbaru - Warga digegerkan dengan penemuan jasad seorang perempuan di kawasan semak-semak, Kelurahan Sungai Ulin, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru, Rabu 29 April malam. Korban diketahui berinisial HN (25), seorang pengajar di pondok pesantren Mura’athul Lughah Sekumpul, Martapura, Kabupaten Banjar.

Ia ditemukan sekitar pukul 20.30 Wita dalam kondisi mengenaskan, dengan sejumlah luka di tubuh. Kapolres Banjarbaru melalui Kasi Humas Ipda Kardi Gunadi mengungkapkan, hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban mengalami trauma akibat benda tumpul di bagian kepala.

“Korban diduga meninggal dunia akibat hantaman keras di kepala yang menyebabkan pendarahan hebat,” ujarnya, Kamis 30 April.

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang oleh keluarga setelah tidak pulang sejak Selasa 28 April sore usai bekerja sampingan sebagai penjaga toko aksesoris. Keesokan harinya, korban juga tidak masuk mengajar, sehingga memicu kekhawatiran pihak keluarga.

Dalam proses pencarian, sepeda motor milik korban ditemukan lebih dulu oleh warga di sekitar lokasi kejadian. Kendaraan tersebut dalam kondisi utuh, namun terdapat bercak darah yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Setelah dilakukan penelusuran, jasad korban akhirnya ditemukan di lahan kosong yang dipenuhi semak-semak. Saat ditemukan, korban dalam kondisi setengah telanjang serta mengalami luka lebam dan luka terbuka di beberapa bagian tubuh.

Hasil pemeriksaan sementara tim forensik di RS Ulin Banjarmasin menyebutkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan seksual. Namun, korban mengalami luka serius, termasuk patah tulang di bagian rahang dan tengkuk.

Polisi juga menduga adanya tindak pidana lain selain pembunuhan, lantaran sejumlah barang milik korban seperti telepon genggam dan anting emas dilaporkan hilang.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan intensif oleh Polsek Banjarbaru Utara bersama tim Resmob Polres Banjarbaru. Aparat kepolisian terus mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri jejak terakhir korban.

Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor guna membantu proses pengungkapan kasus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....