BNNK Balangan Perkuat Program Desa Bersinar Cegah Narkoba
- 07 Sep 2026 16:56 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Program Desa dan Kelurahan Bersih Narkoba merupakan langkah strategis pemerintah daerah Kabupaten Balangan untuk menangkal penyalahgunaan zat adiktif dari tingkat komunitas paling bawah.
- Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Balangan M. Faisal Sidiq menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mewujudkan kawasan yang benar-benar bebas dari narkotika terlarang.
- Pemberdayaan masyarakat desa dinilai sebagai kunci utama dalam mendeteksi dan mencegah potensi peredaran gelap narkotika sejak dini.
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Program Desa dan Kelurahan Bersih Narkoba dinilai menjadi langkah strategis dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dari tingkat masyarakat. Upaya tersebut sekaligus memperkuat ketahanan sosial warga di Kabupaten Balangan.
Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten Balangan, M. Faisal Sidiq, dalam program "SANKSI" RRI Pro1 Banjarmasin, Rabu, 2 September 2026, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk mewujudkan lingkungan yang bebas narkoba. Menurutnya, pemberdayaan masyarakat desa dapat membantu mendeteksi potensi penyalahgunaan sejak dini.
Pencegahan yang dilakukan secara terarah tidak hanya mengandalkan penindakan hukum, tetapi juga edukasi dan rehabilitasi berbasis komunitas. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menekan risiko penyalahgunaan hingga ke tingkat akar rumput.
Faisal mengatakan, aparat desa, tokoh masyarakat, serta warga memiliki peran penting dalam membangun daya tangkal di lingkungan masing-masing. Keterlibatan mereka dibutuhkan untuk mengenali gejala penyalahgunaan sekaligus mencegah masuknya peredaran narkotika.
"Masyarakat harus menjadi benteng utama dalam mengawasi serta menjaga lingkungannya dari ancaman peredaran gelap narkoba," ujarnya. “Pengawasan bersama akan memperkuat keamanan dan ketahanan sosial warga.”
BNNK Balangan turut mendorong pembentukan agen pemulihan dan remaja antinarkoba di wilayah sasaran. Mereka bertugas memberikan pendampingan awal dan menyampaikan edukasi mengenai bahaya narkotika kepada kelompok sebaya.
Selain penyuluhan, deteksi dini dilakukan melalui tes urine secara berkala di sejumlah kawasan yang dinilai rentan. Bagi warga yang terindikasi mengalami penyalahgunaan, pendekatan humanis dikedepankan agar bersedia memperoleh rehabilitasi medis maupun sosial.
"Kami siap memfasilitasi rehabilitasi bagi warga yang ingin sembuh tanpa rasa takut terhadap sanksi pidana," ucapnya. “Kami mengajak masyarakat tidak ragu mencari bantuan agar mendapatkan penanganan yang sesuai.”
Kerja sama dengan pemerintah daerah dan kepolisian terus diperkuat untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkotika. Faisal menilai dukungan seluruh unsur daerah menjadi modal penting dalam menjaga Balangan tetap aman dan kondusif.
"Dukungan penuh seluruh elemen masyarakat sangat menentukan keberhasilan program Desa Bersinar di Kalimantan Selatan," katanya. “Keberlangsungannya membutuhkan partisipasi aktif dan konsisten dari semua pihak.”
BNNK Balangan mengimbau masyarakat segera melaporkan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. Keberlanjutan Desa Bersinar diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan terbebas dari narkoba.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....