Bongkar Pelanggaran! Alarm Audit Dana Hibah Banjarmasin Dibunyikan

  • 19 Feb 2026 10:43 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Inspektorat Kota Banjarmasin mengencangkan pengawasan terhadap penggunaan dana hibah organisasi. Langkah ini ditegaskan bukan sekadar formalitas administratif, melainkan audit komprehensif yang menyasar seluruh belanja hibah hingga pengelolaan anggaran lain yang bersumber dari APBD.

Kepala Inspektorat Banjarmasin, Dolly Shabana, menegaskan audit yang kini berjalan adalah audit ketaatan terhadap aturan, sesuai perintah langsung Wali Kota, H. M. Yamin HR. Pernyataan itu sekaligus menjadi sinyal keras bagi seluruh organisasi penerima hibah agar benar-benar siap mempertanggungjawabkan setiap rupiah dana publik yang digunakan.

“Ada perintah dari Pak Wali untuk melakukan evaluasi terhadap hal-hal yang dikelola aparatur, salah satunya belanja hibah dan belanja lainnya,” katanya.

“Nantinya komprehensif, audit ketaatan terhadap aturan. Bila dalam audit ditemukan hal-hal yang harus ditindaklanjuti, kami akan melakukan investigasi lebih lanjut,” ucap Dolly, menambahkan.

Terkait isu yang beredar soal pemanggilan pihak organisasi, termasuk KONI Kota Banjarmasin, Dolly menegaskan belum ada klarifikasi resmi yang dilakukan. Dengan kata lain, tahap saat ini masih sebatas pengumpulan data dan pendalaman laporan pertanggungjawaban, namun pintu investigasi terbuka lebar jika ditemukan indikasi pelanggaran.

“Kami masih mengumpulkan alat bukti dan melakukan evaluasi pertanggungjawaban dulu,” ujarnya.

“Kalau datanya sudah lengkap, baru kita lakukan klarifikasi atau pemanggilan untuk membuktikan benar atau tidaknya,” ucapnya, melanjutkan.

Inspektorat menetapkan waktu pemeriksaan selama 12 hari kerja, yang kemudian akan diputuskan apakah audit cukup sampai tahap evaluasi atau naik kelas menjadi investigasi mendalam. Langkah tegas ini menjadi ujian komitmen transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

“Pemeriksaannya dua belas hari. Setelah itu baru diputuskan apakah lanjut investigasi atau sudah ada temuan yang harus ditindaklanjuti,” kata Dolly.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....