"Kita Badingsanak”: Lagu dari Hati yang Menyatukan di tengah Perbedaan
- 28 Mar 2026 11:18 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Di tengah riuhnya suasana kampanye yang kerap memanas, ketika perbedaan pilihan mulai merenggangkan hubungan, sebuah lagu sederhana lahir dari keresahan yang dalam. Lagu itu berjudul “Kita Badingsanak”, sebuah pengingat bahwa di atas segala perbedaan, kita tetap bersaudara.
Bagi masyarakat Banjar, istilah badingsanak bukan sekadar kata. Ia adalah nilai hidup tentang kebersamaan, kepedulian, dan saling menjaga. Nilai inilah yang terasa mulai memudar saat dinamika politik menguji hubungan antar sesama.
Dari kegelisahan itulah, Fatimah Adam menuliskan lirik lagu ini. Bukan dari ruang yang dirancang khusus, melainkan dari lubuk hati yang paling dalam. Setiap pengalaman hidup yang ia rasakan, kerap ia tuangkan dalam catatan sederhana di telepon genggamnya, termasuk puisi-puisi yang kemudian menjadi cikal bakal lirik lagu.
| Baca juga: Edhorama Rilis EP Debut L.A.B Of Nostalgia |
“Rasa persaudaraan yang kuat itulah membuat kita tidak akan saling menjatuhkan, tapi saling melindungi,” ujar Fatimah Adam, Sabtu, 29 Maret 2026.
Lagu “Kita Badingsanak” lahir pada masa kampanye, sebuah momentum yang sering kali memicu perpecahan. Fatimah ingin menghadirkan pesan yang menenangkan sebuah pengingat agar masyarakat tidak larut dalam perbedaan hingga melupakan bahwa mereka berasal dari tanah yang sama.
“Inspirasi menulis lagu itu adalah untuk menenangkan masa kampanye atau pemilu pada waktu itu, karena kadang di pemilu kita lupa bersaudara satu tanah air,” ucapnya.
Dalam prosesnya, Fatimah menceritakan lirik yang penuh makna tersebut kemudian dipadukan dengan melodi oleh Dino Sirajudin. Aransemen yang dikerjakan turut memperindah lagu, menjadikannya tidak hanya enak didengar, tetapi juga kuat dalam menyampaikan pesan. Bahkan, lagu ini juga dihadirkan dalam versi bahasa Indonesia untuk menjangkau pendengar yang lebih luas.
Kekuatan lagu ini semakin terasa melalui vokal Suryani yang kental dengan cengkok khas Banjar. Karakter vokalnya mampu menghidupkan emosi dalam setiap bait lirik, sehingga pesan persaudaraan yang disampaikan tidak hanya terdengar, tetapi juga terasa. Perpaduan antara lirik yang tulus, aransemen yang lembut, dan vokal yang berkarakter menjadikan lagu ini semakin menyentuh hati pendengar.
Lebih dari sekadar karya musik, “Kita Badingsanak” membawa pesan moral yang kuat, khususnya bagi para pemimpin dan siapa saja yang tengah berjuang meraih jabatan. Lagu ini mengingatkan bahwa ambisi tidak seharusnya mengorbankan persaudaraan.

Sejak tayang perdana di kanal YouTube pada 15 Februari 2022, lagu ini mendapat sambutan hangat. Berbagai komentar positif mengalir dari masyarakat Banjar maupun warganet lainnya. Banyak yang merasa lagu ini mewakili suara hati mereka suara yang merindukan persatuan di tengah perbedaan.
Fatimah Adam. Berharap, “Kita Badingsanak” tidak hanya menjadi lagu, tetapi juga menjadi pesan yang terus hidup. Ia hadir sebagai pengingat bahwa sekeras apa pun perbedaan, seharusnya tidak membuat kita saling menjatuhkan.
Karena pada akhirnya, kita semua adalah badingsanak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....