My One Band Ajak Musisi Banua Berani Berkarya

  • 18 Agt 2026 14:35 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • My One Band Banjarmasin menyerukan pentingnya musisi Banua untuk berani menciptakan karya musik original dan bebas berekspresi dalam ekspresi artistik mereka.
  • Grup musik ini terdiri dari lima personel dengan komposisi H. M. Abadi (vokalis), Muhammad Edham Khaled dan H. Mury (gitaris), Iwan (drummer), dan Adam (basist) yang mengusung beragam warna musik.
  • My One Band resmi terbentuk pada 26 November 2021 dan telah aktif menyebarkan pesan tentang kebebasan berkreasi melalui berbagai program siaran seperti NGOBRAS RRI Pro1 Banjarmasin.

RRI.CO.ID, Banjarmasin - My One Band Banjarmasin mendorong musisi Banua berani menciptakan karya sendiri dan bebas berekspresi melalui musik. Ajakan tersebut disampaikan lima personel My One Band dalam Program NGOBRAS RRI Pro1 Banjarmasin, Senin malam, 17 Agustus 2026.

My One Band terbentuk pada 26 November 2021 dan mengusung musik dengan beragam warna. Grup ini beranggotakan H. M. Abadi sebagai vokalis, Muhammad Edham Khaled (Eed) dan H. Mury sebagai gitaris, Iwan sebagai drummer, serta Adam sebagai basist.

Drummer My One Band, Iwan, mengatakan perjalanan sejak 2021 membuat para personel semakin matang dan solid. Menurutnya, musik menjadi ruang bagi mereka untuk mengembangkan kreativitas dan menyampaikan karya kepada masyarakat.

"Bagi kami, merdeka adalah kebebasan mengolah seni dalam diri untuk dinikmati banyak orang," kata Iwan. "Kami ingin karya yang dibuat dapat membuat pendengar senang dan terhibur."

Gitaris Muhammad Edham Khaled mengatakan perbedaan karakter lima personel menjadi kekuatan dalam bermusik. Ia mendorong musisi Banua tidak ragu menciptakan lagu sendiri dan memperkenalkan karya melalui berbagai kesempatan.

"Musik harus dibuat jujur dari hati agar menghasilkan karya yang berkualitas," kata Eed, sapaan akrabnya. "Jangan takut membuat lagu sendiri karena musisi Banua juga mampu melahirkan karya."

Vokalis H. M. Abadi mengatakan karya My One Band banyak terinspirasi dari kehidupan dan perasaan manusia. Ia menjelaskan singel Kenanglah Aku menggambarkan kehilangan dan kerinduan kepada seseorang yang sangat berarti.

"Lagu Kenanglah Aku bercerita tentang seseorang yang pernah memberikan kebaikan dan meninggalkan bekas di hati," ucap Abadi. "Setelah lagu selesai, saya membayangkan orang tua yang sudah tiada sebagai bentuk cinta kepada orang tersayang."

Basist Adam mengatakan kekompakan menjadi tantangan sekaligus kekuatan My One Band dalam menjaga perjalanan bermusik. Ia berharap musisi Banua dapat saling mendukung sehingga karya lokal memiliki ruang yang lebih luas.

"Semua instrumen memiliki peran penting untuk membangun harmoni dalam sebuah lagu," ucap Adam. "Kami berharap musisi Banua saling mendukung dan bersama-sama memajukan musik daerah."

Gitaris H. Mury mengatakan My One Band menargetkan karya mereka semakin dikenal hingga tingkat nasional. Menurutnya, promosi melalui YouTube dan berbagai platform digital penting untuk memperluas jangkauan pendengar.

"Target kami ingin menjadi band nomor satu dan musiknya dapat diterima masyarakat luas," kata H. Mury. "Saya juga ingin melihat musisi Banua bangkit dan berkarya bersama."

My One Band telah merilis sejumlah singel pada 2026, seperti Melupakan Mu, Api Cintaku, Mencintai, Cinta Tak Harus Memiliki, dan Kenanglah Aku. Mereka juga dijadwalkan menggelar peluncuran My One Band di Luborn, Banjarmasin, pada 22 Agustus 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....