Etalase Pengrajin Sasirangan, Dekranasda Buka Jalan Produk Lokal Naik Kelas

  • 01 Okt 2026 15:35 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Upaya mendorong pengrajin sasirangan Banjarmasin agar semakin dikenal dan mampu naik kelas terus dilakukan Pemerintah Kota Banjarmasin. Salah satunya melalui keberadaan Showroom Dekranasda Kota Banjarmasin yang berada di lobi Balai Kota Banjarmasin.

Tempat ini tidak sekadar menjadi ruang pamer, tetapi juga berfungsi layaknya butik yang memasarkan langsung berbagai produk hasil karya pengrajin lokal. Beragam produk ditampilkan, mulai dari pakaian, jaket, tas, hingga berbagai aksesori berbahan sasirangan.

Produk yang dipasarkan tetap menggunakan harga dari para pengrajin, sehingga keberadaan etalase tersebut diharapkan ikut membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku usaha. Ketua Dekranasda Kota Banjarmasin, Neli Listriani, mengatakan keberadaan gerai tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah terhadap pengrajin, khususnya dalam hal pemasaran.

“Ini salah satu upaya kita untuk membantu para pengrajin supaya produknya tidak hanya dikenal di lingkungannya sendiri, tetapi bisa lebih luas lagi. Kita sediakan tempat di lobi Balai Kota agar produk mereka bisa dilihat langsung oleh masyarakat maupun tamu yang datang,” ujar Neli, saat ikut membenahi produk Showroom Dekranasda, Kamis, 1 Oktober 2026.

Menurutnya, posisi Dekranasda di kawasan Balai Kota juga menjadi keuntungan tersendiri. Setiap tamu yang datang, baik dari dalam maupun luar daerah, berkesempatan melihat langsung produk kerajinan khas Banjarmasin.

“Kita ingin setiap ada tamu dari luar kota maupun dari dalam kota, mereka bisa melihat bahwa Banjarmasin punya produk kerajinan yang bagus. Jadi bukan hanya dipajang, tetapi sekaligus kita promosikan dan dijual sesuai harga pengrajin, karena kita tidak mencari keuntungan,” katanya.

Neli menyebut produk yang ditampilkan tidak terbatas pada kain sasirangan dalam bentuk bahan, tetapi sudah dikembangkan menjadi berbagai produk siap pakai dan kebutuhan sehari-hari. Pengembangan produk tersebut dinilai penting agar sasirangan dapat mengikuti kebutuhan pasar dan tidak hanya dipandang sebagai kain tradisional.

“Sasirangan sekarang bukan hanya kain, tetapi bisa dikreasikan menjadi pakaian, tas, jaket dan berbagai aksesori. Ini yang ingin kita dorong agar produk pengrajin semakin beragam dan memiliki nilai jual,” ujar Neli.

Keberadaan Showroom Dekranasda di Balai Kota sekaligus menjadi jembatan antara pengrajin dengan calon pembeli. Dengan demikian, pengrajin tidak hanya dituntut menghasilkan produk berkualitas, tetapi juga mendapatkan ruang promosi yang lebih dekat dengan konsumen.

Pemko Banjarmasin berharap dukungan tersebut dapat membuat produk kerajinan lokal semakin dikenal, sekaligus membuka peluang pasar baru bagi para pengrajin. Sebab, semakin banyak produk yang dikenal dan dibeli masyarakat, semakin besar pula peluang usaha para pengrajin untuk berkembang dan meningkatkan kapasitas produksinya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....