Kerajinan Purunque Tembus Pasar Global

  • 27 Agt 2026 13:41 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Hasil kerajinan Purunque, UMKM binaan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan asal Desa Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara, terus memperluas pasar hingga menembus pasar global. Produk yang ditawarkan mengangkat kerajinan anyaman yang dipadukan dengan kain Sasirangan dan kulit sintetis sehingga tampilannya lebih modern. Selasa, 25 Agustus 2026.

Founder Purunque, Nur Halimah, mengatakan pembinaan BI menjadi salah satu dukungan penting dalam pengembangan UMKM. Berbagai kreasi anyaman purun terus dikembangkan dengan memadukan Sasirangan dan kulit sintetis.

Menurutnya, inovasi diperlukan agar kerajinan purun dapat diterima oleh segmen konsumen lebih beragam termasuk kalangan anak muda. Purunque juga berupaya menghadirkan produk dengan harga terjangkau agar dapat menjangkau mahasiswa dan generasi muda.

“Kalau di tempat kami, purun biasa itu sudah tidak masuk lagi, kalau diinovasi banyak peminatnya. Inovasi ini dilakukan menyasar remaja yang selama ini relatif sulit dijangkau karena produk kerajinan tangan umumnya memiliki harga yang cukup tinggi,” ucapnya.

Karena itu, Purunque berupaya menyesuaikan desain dan harga produk dengan kemampuan konsumen muda. Strategi ini diharapkan dapat memperluas pangsa pasar dan memperkenalkan kerajinan lokal kepada generasi muda.

“Beragam produk yang kami tawarkan dengan harga terjangkau mulai Rp7000. Sementara produk dengan tingkat kerumitan lebih tinggi Rp385.000 hingga Rp500.000 dan dipasarkan secara offline, media sosial dan e-commerce,” ucapnya.

Pihaknya berharap inovasi dan dukungan pembinaan dapat terus dilakukan untuk meningkatkan daya saing produk. Pihaknya juga optimis kerajinan tersebut dapat semakin dikenal sebagai produk kreatif daerah yang mampu memberikan bagi pelaku UMKM dan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....