Ramadan Dongkrak Omzet, UMKM Jangan Terjebak Musiman

  • 25 Feb 2026 16:37 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Ramadan menjadi momen berkah bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Peningkatan pesanan, ramainya permintaan pelanggan, hingga lonjakan omzet kerap terjadi selama bulan suci.

Fenomena tersebut terjadi pada berbagai sektor, mulai dari fesyen muslim hingga produk makanan dan minuman. Hal itu disampaikan Nopia Puspita Sari dan Kharisma Arby dalam acara Ruang UMKM, Rabu, 25 Februari 2026 di RRI Pro4 Banjarmasin.

Project Officer Wetland Box, Nopia Puspita Sari, menilai Ramadan merupakan waktu strategis untuk meningkatkan omzet sekaligus membangun fondasi bisnis jangka panjang. Namun, ia mengingatkan agar lonjakan penjualan tidak hanya bersifat musiman.

“Momen Ramadan penuh peluang, tetapi perlu perencanaan yang matang,” ujarnya. “Selain fokus pada penjualan, pelaku UMKM harus menyiapkan strategi mempertahankan pelanggan.”

Nopia, yang bergabung di Wetland Box sejak akhir 2025, menegaskan bahwa strategi diskon tidak sepenuhnya keliru. Namun, jika dijadikan strategi utama tanpa perhitungan, bisnis akan sulit berkembang dan naik kelas.

“Diskon sebaiknya dilakukan sesekali karena efeknya jangka pendek,” katanya. “Transaksi memang melonjak, tetapi belum tentu memperkuat merek.”

Ia menambahkan, pengelolaan usaha yang baik akan membangun kepercayaan konsumen. Kepercayaan inilah yang menjadi modal penting agar bisnis tetap berjalan meskipun Ramadan telah usai.

Sementara itu, Social Media Specialist Wetland Box, Kharisma Arby, menyoroti pentingnya peran digital dalam menjaga keberlanjutan UMKM. Menurutnya, promosi di media sosial harus konsisten dilakukan, tidak hanya saat Ramadan.

“Ramadan adalah waktu terbaik memperkenalkan dan memperkuat brand,” ujarnya. “Logo, warna, tone komunikasi, hingga storytelling harus konsisten agar mudah dikenali.”

Arby juga memaparkan strategi berbasis nilai atau value strategy yang berfokus pada peningkatan persepsi kualitas produk. Strategi ini dinilai lebih efektif dibanding sekadar diskon karena membangun loyalitas pelanggan.

“Jika sudah memiliki pelanggan saat Ramadan, jangan dilepas,” katanya. “Lakukan tindak lanjut melalui promo pasca-Lebaran atau peluncuran produk baru agar usaha tumbuh berkelanjutan.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....