Laung Kuning Banjar Ajak Generasi Muda Tingkatkan Kompetensi
- 23 Jul 2026 12:53 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci utama agar masyarakat Banjar mampu menghadapi tantangan globalisasi tanpa kehilangan identitas budaya. SDM yang unggul dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong kemajuan daerah di berbagai sektor.
Hal tersebut mengemuka dalam dialog Panderan Baisukan RRI Pro 4 Banjarmasin bersama Laung Kuning Banjar, Selasa, 21 Juli 2026. Dialog tersebut mengangkat tema "Meningkatkan SDM Urang Banjar".
Siaran ini menghadirkan Dimas Ridhoni, S.Kom., Abdul Haris, S.H., dan Herman Darmawan sebagai narasumber. Ketiganya membahas pentingnya penguatan pendidikan, teknologi, kesadaran hukum, dan kewirausahaan dalam membangun masyarakat Banjar yang berdaya saing.
Dalam diskusi disampaikan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada kekayaan sumber daya alam. Kualitas manusia menjadi faktor penentu keberhasilan pembangunan sekaligus kemampuan daerah menghadapi perubahan zaman.
Dimas Ridhoni menekankan bahwa kemampuan digital telah menjadi kebutuhan dasar di era transformasi teknologi. Generasi muda Banjar, menurutnya, perlu meningkatkan literasi digital serta menguasai teknologi informasi dan kecerdasan buatan.
"Teknologi harus menjadi alat untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat," ujarnya. “Generasi muda Banjar jangan hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi yang memberikan manfaat bagi daerah.”
Sementara itu, Abdul Haris mengingatkan bahwa pembangunan SDM tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan akademik. Kesadaran hukum dan integritas juga perlu diperkuat agar masyarakat mampu menjalankan hak dan kewajibannya secara bertanggung jawab.
Menurutnya, pemahaman hukum akan membantu masyarakat menghadapi berbagai tantangan di era digital. Hal tersebut sekaligus mendukung terciptanya kehidupan sosial yang tertib dan berkeadilan.
Dari perspektif dunia usaha, Herman Darmawan mengajak generasi muda untuk berani menjadi wirausahawan. Ia menilai perkembangan teknologi telah membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku usaha untuk memasarkan produk hingga ke tingkat nasional dan internasional.
Herman juga mendorong pemanfaatan potensi lokal Banjar sebagai modal utama dalam mengembangkan usaha. Dengan kreativitas dan inovasi, potensi daerah dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Para narasumber sepakat bahwa peningkatan kualitas SDM memerlukan sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, komunitas, dan masyarakat. Melalui kolaborasi tersebut, diharapkan lahir SDM Banjar yang unggul, adaptif, dan mampu menjadi motor penggerak pembangunan Kalimantan Selatan maupun Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....