G2T2B 2026 Ruang Regenerasi dan Pelestarian Teater Banua
- 19 Mei 2026 10:27 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Gelar Teater Taman Budaya Kalsel (G2T2B) 2026 tak sekadar menghadirkan pertunjukan seni, tetapi menjadi upaya nyata membangun regenerasi pelaku seni. Sekaligus memperkuat pelestarian budaya lokal di Kalimantan Selatan.
Kegiatan yang digelar Taman Budaya Kalsel pada 18–19 Mei 2026 itu melibatkan pelajar, mahasiswa, komunitas seni, hingga masyarakat umum. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menilai keterlibatan generasi muda menjadi poin penting dalam menjaga keberlanjutan seni teater Banua di tengah perkembangan zaman.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Abdul Rahim melalui Kepala Bidang Kebudayaan, Edy Suwarto mengatakan, teater memiliki peran lebih luas daripada sekadar hiburan. “Teater bukan sekadar hiburan, tetapi juga media pendidikan untuk menyampaikan nilai budaya, kritik sosial, serta sarana pembentukan karakter generasi muda,” ujar Edy di Banjarmasin, Senin 18 Mei 2026.
Menurutnya, G2T2B juga menjadi ruang kolaborasi lintas komunitas melalui pementasan teater, sarasehan, bazar UMKM, hingga pentas seni bersama. Konsep tersebut dinilai mampu mendekatkan seni pertunjukan kepada masyarakat sekaligus membuka ruang kreativitas bagi anak muda.
Pemprov Kalsel berharap kegiatan semacam ini dapat membangkitkan kembali gairah seni teater daerah agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional. Tanpa meninggalkan identitas budaya lokal.
Edy juga menekankan pentingnya inovasi dalam pengembangan seni pertunjukan. Para seniman didorong tetap kreatif mengikuti perkembangan zaman, namun tetap menjaga akar budaya Banua sebagai ciri khas utama.
Sementara itu, Kepala Taman Budaya Kalsel, Rizal Pahmi menyebutkan, G2T2B 2026 diikuti lebih dari 150 partisipan dari berbagai sanggar seni dan komunitas teater pelajar maupun mahasiswa. “Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam melestarikan dan mengembangkan seni teater di Kalimantan Selatan,” kata Rizal.
Selain pertunjukan utama, agenda edukatif seperti Sarasehan Teater juga digelar untuk memperkuat wawasan dan jejaring antarpelaku seni. Kegiatan ini didukung Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik dari Kementerian Kebudayaan RI.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....