Hikmah Kurban Ajarkan Ikhlas dan Kepedulian Sosial
- 04 Mei 2026 22:21 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Menjelang Hari Raya Idul Adha, pesan tentang keikhlasan dan kepedulian kembali digaungkan melalui siaran Hikmah Subuh RRI Pro4 Banjarmasin. Sabtu, 2 Mei 2026. Dengan tema “Hikmah Berkurban”, program ini menghadirkan suasana religius yang menggugah kesadaran umat untuk memahami makna ibadah kurban secara lebih mendalam.
Dipandu presenter Helda, siaran menghadirkan narasumber Ustaz H. Khairil Anwar, S.Ag yang mengupas berbagai sisi ibadah kurban, mulai dari dasar hukum hingga hikmah sosialnya. Siaran juga berlangsung interaktif, membuka kesempatan bagi pendengar untuk bertanya melalui sambungan telepon maupun siaran langsung di kanal YouTube.
Dalam pemaparannya, Ustaz Khairil Anwar menjelaskan bahwa ibadah kurban merupakan bentuk pendekatan diri kepada Allah SWT yang memiliki dimensi spiritual sekaligus sosial. Beliau menegaskan bahwa kurban bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi juga wujud ketaatan dan rasa syukur atas nikmat yang diberikan.
| Baca juga: Mengenal Hari Tasyrik Bagi Umat Islam |
“Berkurban adalah aktualisasi rasa syukur kepada Allah. Melalui ibadah ini, kita diajarkan untuk rela berbagi dan mendekatkan diri kepada-Nya,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa salah satu hikmah utama kurban adalah melatih keikhlasan dalam beribadah, terutama ketika harus mengeluarkan sebagian harta. Menurutnya, keikhlasan menjadi kunci agar ibadah yang dilakukan benar-benar bernilai di sisi Allah SWT.
“Tanpa keimanan dan keikhlasan, berkurban akan terasa berat. Padahal, yang sampai kepada Allah bukan daging atau darahnya, tetapi ketakwaan kita,” ucapnya.
Selain itu, ibadah kurban juga menjadi sarana memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Daging kurban yang dibagikan kepada sesama dinilai mampu mempererat persaudaraan serta menghadirkan kebahagiaan, terutama bagi mereka yang jarang menikmati makanan bergizi.
Ustaz Khairil Anwar menambahkan, kurban juga merupakan syiar Islam yang mampu meningkatkan semangat kebersamaan. “Melalui kurban, kita belajar bahwa hidup ini tidak sendiri. Ada hak orang lain dalam harta yang kita miliki,” katanya.
Di akhir siaran, beliau mengajak umat Islam yang mampu untuk tidak melewatkan kesempatan berkurban sebagai bentuk ketaatan dan peningkatan iman. Beliau menekankan bahwa ibadah ini juga menjadi ujian keimanan, sebagaimana yang dicontohkan Nabi Ibrahim AS.
“Kalau Nabi Ibrahim diuji dengan perintah mengorbankan anaknya, maka kita hari ini diuji dengan mengorbankan sebagian harta. Semoga kita termasuk orang-orang yang mampu dan ikhlas melaksanakannya,” ucapnya memberikan contoh agar bisa diteladani.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....