Napak Tilas Ulama Banjar Arsyad Al-Banjari Penuh Keteladanan
- 01 Apr 2026 15:30 WIB
- Banjarmasin
RRI CO.ID, Banjarmasin - Keteladanan ulama besar Banjar, Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari, menjadi topik pembahasan dalam program “Hikmah Subuh” PRO 4 RRI Banjarmasin, Selasa, 31 Maret 2026.
Sosok yang dikenal sebagai Datu Kalampayan tersebut dinilai memiliki peran besar dalam perkembangan keilmuan Islam di Kalimantan Selatan, khususnya dalam bidang dakwah dan pendidikan.
Dalam siaran tersebut Ustaz Irsyadurrahman Ahmad, S.Th.I., M.Ag., menyampaikan bahwa kehadiran Syekh Arsyad Al-Banjari merupakan anugerah besar bagi masyarakat Banjar.
"Ulama kharismatik tersebut tidak hanya menyebarkan ajaran Islam, tetapi juga membimbing umat agar memahami agama secara benar dan mendalam," ucapnya.
Ustaz Irsyad menjelaskan, Syeikh Arsyad Al-Banjari dikenal sebagai ulama dengan keilmuan mendalam, terutama dalam bidang fikih. Karya besarnya, Sabilal Muhtadin, menjadi rujukan penting tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di kawasan Asia Tenggara.
“Kitab Sabilal Muhtadin menjadi rujukan utama dalam kajian fikih, bahkan digunakan di Malaysia, Brunei, hingga wilayah Asia Tenggara lainnya. Ini menunjukkan betapa luas pengaruh keilmuan beliau,” ujarnya.
Menurutnya, pemikiran dan ajaran Syeikh Arsyad Al-Banjari memberikan kontribusi besar dalam menyempurnakan praktik ibadah umat Islam agar sesuai dengan syariat.
“Melalui karya dan dakwah beliau, masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan lebih baik dan benar sesuai tuntunan agama,” katanya.
Lebih lanjut, Ustaz Irsyad menyampaikan bahwa salah satu hal penting yang diwariskan Syeikh Arsyad Al-Banjari adalah pesan-pesan kehidupan yang relevan hingga saat ini, di antaranya agar manusia tidak bergantung sepenuhnya kepada makhluk, melainkan tetap bersandar kepada Allah SWT.
Beliau juga menekankan pentingnya kemandirian dan semangat berbagi, sebagaimana pesan bahwa tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah. “Memberi itu lebih utama daripada menerima, karena di dalam memberi terdapat keberkahan dan manfaat yang luas, baik bagi diri sendiri maupun orang lain,” ucapnya.
Selain itu, semangat menuntut ilmu juga menjadi pesan utama yang diwariskan. Menurutnya, ilmu dan akhlak merupakan dua hal yang tidak terpisahkan dalam membentuk pribadi seorang Muslim. “Semakin tinggi ilmu seseorang, maka seharusnya semakin baik pula akhlaknya. Inilah yang dicontohkan oleh para ulama kita,” ujarnya.
Sebagai penutup, Ustaz Irsyad menegaskan bahwa keteladanan Syeikh Arsyad Al-Banjari tidak hanya terletak pada keluasan ilmunya, tetapi juga pada keistiqamahan dalam mengamalkan ajaran Islam. Beliau mengajak masyarakat untuk meneladani nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, agar keberadaan ulama benar-benar memberikan dampak positif bagi umat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....