Siswi SMK Maestro Banjarmasin Cintai Tari Tradisional

  • 06 Mar 2026 08:47 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Minat generasi muda terhadap seni budaya terus tumbuh, salah satunya melalui kecintaan pada tarian tradisional. Hal ini terlihat dari semangat Ghisela Octavia, siswi SMK Maestro Islamic School Banjarmasin yang aktif sebagai pelaku sekaligus pecinta seni tari tradisional.

Bagi Ghisela, mempelajari tarian tradisional bukan sekadar belajar gerakan. Ia menilai setiap unsur dalam tarian, mulai dari gerakan hingga kostum, menyimpan nilai sejarah dan identitas budaya suatu daerah.

“Aku lebih tertarik mempelajari tarian tradisional karena kaya akan sejarah dan budaya. Setiap gerakan dan kostum memiliki makna yang mendalam, jadi kayak belajar tentang identitas suatu daerah gitu,” ujar Ghisela, Jumat 6 Maret 2026 pagi.

Menurutnya, menampilkan tarian tradisional juga menghadirkan pengalaman emosional tersendiri. Ia merasakan adanya ikatan dengan nilai-nilai budaya yang diwariskan oleh generasi sebelumnya.

“Nilai budaya yang paling terasa saat menampilkan tarian tradisional adalah rasa kebersamaan dan rasa bangga akan warisan budaya. Ketika menari, aku merasa terhubung dengan generasi sebelumnya yang dulu juga menari tarian itu,” ucapnya.

Ghisela menambahkan, mempelajari tarian tradisional tidak selalu mudah. Gerakan yang detail serta tuntutan ekspresi yang tepat sering menjadi tantangan bagi para penari muda yang ingin menampilkan tarian secara maksimal.

“Tantangan terbesar buat aku yaitu menguasai gerakan yang kompleks dan mengekspresikannya dengan benar. Tarian tradisional sering kali membutuhkan presisi dan emosi yang tepat, jadi butuh banyak latihan. Aku juga mengajak teman-teman dengan menunjukkan keseruan dan keindahan tarian tradisional, bahkan belajar bersama agar lebih fun,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....