Antrean Truk Mengular di SPBU Banjarmasin, Pertamina Beri Penjelasan

  • 30 Jun 2026 16:16 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Antrean truk terjadi di sejumlah SPBU Kota Banjarmasin.
  • Antrean di SPBU Jalan Ahmad Yani Km 6 mencapai sekitar satu kilometer.
  • Pengisian biosolar dibatasi maksimal 80 liter per hari.
  • Pertamina menyebut antrean dipicu penyesuaian harga BBM nonsubsidi.
  • Masyarakat diimbau menggunakan BBM sesuai ketentuan agar subsidi tepat sasaran.
Video

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Antrean truk terlihat mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Banjarmasin dalam beberapa hari terakhir. Para sopir rela menunggu berjam-jam untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis biosolar.

Salah satu titik kepadatan terjadi di SPBU kawasan Jalan Ahmad Yani Kilometer 6, tepat di sekitar perbatasan Kota Banjarmasin. Saat volume kendaraan meningkat, antrean truk di lokasi tersebut bahkan dapat mencapai panjang sekitar satu kilometer.

Anang, salah seorang sopir truk, mengaku telah mengantre sejak siang hari untuk memastikan memperoleh kuota biosolar. Sopir truk pengangkut material itu mengatakan pengisian maksimal 80 liter per hari dinilai cukup untuk menunjang operasional hingga sekitar enam hari, bergantung pada jarak tempuh.

Para sopir berharap ada langkah dari para pemangku kepentingan untuk mengurangi antrean di SPBU. Upaya tersebut dinilai penting agar distribusi BBM bersubsidi dapat berlangsung lebih lancar tanpa mengganggu aktivitas para pengemudi.

Sementara itu, Sales Area Manager Retail Pertamina Kalimantan Selatan, Bondan Tri Wibowo, mengatakan peningkatan antrean dipicu oleh adanya penyesuaian harga BBM nonsubsidi. Pertamina juga mengimbau masyarakat menggunakan BBM sesuai ketentuan agar kuota biosolar bersubsidi dapat disalurkan secara tepat sasaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....