Kuota Belum Terpenuhi, SMPN 28 Banjarmasin Buka Pendaftaran Offline
- 25 Jun 2026 08:14 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- SMPN 28 Banjarmasin masih kekurangan pendaftar setelah masa SPMB berakhir.
- Kuota yang disediakan sebanyak 96 siswa dengan tiga rombongan belajar.
- Jumlah pendaftar baru mencapai 52 orang dari jalur prestasi, afirmasi, dan domisili.
- Sekolah akan membuka pendaftaran luring pada 25 Juni 2026 untuk mengisi sisa kuota.
- Lokasi sekolah yang berada di dalam gang dan fasilitas parkir terbatas diduga memengaruhi minat pendaftar.
Video
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Berakhirnya masa Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP di Kota Banjarmasin masih menyisakan sejumlah sekolah yang belum memenuhi kuota pendaftaran. Salah satu sekolah yang masih kekurangan pendaftar adalah SMPN 28 Banjarmasin di Jalan Kelayan A, Kecamatan Banjarmasin Selatan.
Sekolah tersebut menyediakan kuota 96 siswa baru untuk tahun ajaran 2026/2027 dengan tiga rombongan belajar yang masing-masing berkapasitas 32 siswa. Namun hingga penutupan pendaftaran seluruh jalur, jumlah pendaftar baru mencapai 52 orang.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 28 Banjarmasin, Maulina, menjelaskan para pendaftar terdiri atas tiga siswa jalur prestasi, 18 siswa jalur afirmasi, dan 31 siswa jalur domisili. Karena kuota masih tersisa, sekolah akan membuka pendaftaran luring pada Kamis, 25 Juni 2026 sesuai surat edaran Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin.
Menurut Maulina, keputusan membuka tiga rombel didasarkan pada pengalaman tahun sebelumnya ketika sekolah hanya membuka dua rombel namun pendaftar membludak. Tahun ini, fasilitas parkir yang terbatas serta lokasi sekolah yang berada jauh dari jalan utama diduga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi minat pendaftar.
Meski demikian, proses penerimaan siswa baru disebut masih berjalan lancar tanpa kendala berarti. Salah seorang wali calon murid, Ahmad Saili, menilai kualitas guru dan motivasi belajar siswa lebih penting daripada lokasi sekolah, sekaligus berharap pemerintah dapat memberikan perhatian yang lebih merata terhadap fasilitas pendidikan di seluruh wilayah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....