Peredaran Narkoba Mengancam, Polda Kalsel Ajak Masyarakat Bergerak Bersama

  • 19 Jun 2026 07:47 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Polda Kalsel mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran narkotika.
  • Peringatan tersebut disampaikan Kapolda Kalsel, Rosyanto Yudha Hermawan, saat konferensi pers pengungkapan 128 kilogram sabu di Banjarbaru.
  • Gubernur Kalsel melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso, mengapresiasi keberhasilan Polda Kalsel.
  • Ditresnarkoba Polda Kalsel mengamankan lima tersangka yang diduga merupakan kurir jaringan narkotika lintas provinsi.
  • Masyarakat diajak berperan aktif dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba mulai dari lingkungan keluarga hingga komunitas.
Video

RRI.CO.ID, Banjarbaru - Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran narkotika. Pasalnya, Kalimantan Selatan kini tidak hanya menjadi daerah perlintasan, tetapi juga telah menjadi target pasar para bandar narkoba.

Peringatan tersebut disampaikan Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol. Dr. Rosyanto Yudha Hermawan, S.I.K., S.H., M.H., saat konferensi pers pengungkapan kasus narkotika dengan barang bukti 128 kilogram sabu di Banjarbaru, Kamis, 18 Juni 2026. Menurut Kapolda, ancaman narkoba di Kalimantan Selatan sudah berada pada tingkat yang mengkhawatirkan sehingga membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat untuk menanggulanginya.

Kapolda menegaskan, keberhasilan pengungkapan kasus besar tersebut menjadi bukti bahwa jaringan narkotika masih terus berupaya menjadikan Kalimantan Selatan sebagai pasar yang potensial. Karena itu, dukungan masyarakat melalui pelaporan aktivitas mencurigakan sangat diperlukan guna membantu aparat memutus mata rantai peredaran narkoba.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso, mengapresiasi keberhasilan Polda Kalsel dalam mengungkap peredaran narkoba skala besar tersebut. Menurutnya, penyitaan ratusan kilogram sabu merupakan langkah penting untuk melindungi masyarakat dari dampak buruk penyalahgunaan narkotika.

Dalam pengungkapan terbaru ini, Ditresnarkoba Polda Kalsel berhasil menyita sebanyak 128 kilogram sabu dan mengamankan lima orang tersangka yang diduga merupakan kurir jaringan narkotika lintas provinsi. Keberhasilan itu sekaligus menjadi peringatan bahwa ancaman narkotika masih nyata dan memerlukan kewaspadaan serta keterlibatan aktif seluruh masyarakat Kalimantan Selatan dalam upaya pencegahan dan pemberantasannya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....