Hari Guru Sedunia 2026, Begini Sejarah dan Temanya
- 04 Okt 2026 10:38 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Hari Guru Sedunia diperingati setiap tanggal 5 Oktober sebagai bentuk penghormatan terhadap peran guru dalam dunia pendidikan.
- Tanggal 5 Oktober dipilih untuk menandai pengadopsian Rekomendasi ILO/UNESCO tentang Status Guru yang ditetapkan pada 1966.
- Rekomendasi internasional tersebut menjadi acuan mengenai hak, tanggung jawab guru, standar pendidikan, perekrutan, dan kondisi kerja guru.
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Hari Guru Sedunia atau World Teachers’ Day diperingati setiap 5 Oktober untuk menghormati peran guru dalam dunia pendidikan. Peringatan tersebut ditetapkan untuk menandai pengadopsian Rekomendasi ILO/UNESCO tentang Status Guru pada 5 Oktober 1966.
Dilansir dari UNESCO, rekomendasi tersebut menjadi acuan internasional mengenai hak dan tanggung jawab guru, serta standar pendidikan, perekrutan, kondisi kerja, dan proses pembelajaran. Dokumen tersebut juga menjadi kerangka bagi pemerintah dan pemangku kepentingan dalam meningkatkan status serta kondisi profesi guru.
Hari Guru Sedunia mulai diperingati secara resmi sejak 1994. Pada 1997, UNESCO kemudian mengadopsi rekomendasi khusus mengenai status tenaga pengajar pendidikan tinggi sebagai pelengkap ketentuan 1966.
| Baca juga: Hari Hewan Sedunia, Begini Sejarahnya |
Seiring perkembangannya, peringatan tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk mengapresiasi guru, tetapi juga membahas dukungan yang dibutuhkan dalam menjalankan profesinya. Perubahan teknologi, kondisi sosial, dan tantangan pendidikan turut memengaruhi kebutuhan serta kondisi kerja tenaga pendidik.
Pada 2026, Hari Guru Sedunia menandai 60 tahun pengadopsian Rekomendasi ILO/UNESCO 1966. UNESCO juga tengah melakukan proses revisi rekomendasi tersebut untuk menyesuaikannya dengan perkembangan dan tantangan yang dihadapi profesi guru saat ini.
Tema 2026 adalah “Standing with teachers: 60 years of protecting the profession, advancing its status and shaping our futures”. Tema tersebut menyoroti pentingnya melindungi dan meningkatkan status profesi guru di tengah perubahan dunia pendidikan yang semakin kompleks.
UNESCO mencatat tantangan yang dihadapi guru kini mencakup perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan, perubahan iklim, kebutuhan pendidikan yang inklusif, migrasi, serta perpindahan penduduk. Kondisi tersebut juga berkaitan dengan aspek pengakuan terhadap profesi, ruang profesional, pendapatan, beban kerja, dan lingkungan kerja guru.
Hari Guru Sedunia 2026 menjadi momentum untuk melihat kembali perkembangan profesi guru selama enam dekade terakhir. Perhatian terhadap status, perlindungan, dan dukungan bagi guru dinilai penting untuk memastikan tenaga pendidik dapat menjalankan perannya dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....