Sejarah Hari Lanjut Usia Internasional dan Perkembangannya
- 01 Okt 2026 10:41 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Hari Lanjut Usia Internasional diperingati setiap tanggal 1 Oktober dengan tema 2026 'The Age of Longevity: Rethinking Systems for Longer Lives' yang menekankan perlunya adaptasi sistem terhadap peningkatan usia harapan hidup.
- Majelis Umum PBB secara resmi menetapkan 1 Oktober sebagai Hari Lanjut Usia Internasional melalui Resolusi 45/106 yang disahkan pada 14 Desember 1990.
- Penetapan hari peringatan ini didahului oleh Rencana Aksi Internasional Wina tentang Penuaan yang telah diadopsi sejak World Assembly on Ageing tahun 1982.
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Hari Lanjut Usia Internasional atau International Day of Older Persons diperingati setiap 1 Oktober. Pada 2026, peringatan tersebut mengusung tema “The Age of Longevity: Rethinking Systems for Longer Lives” yang menyoroti perlunya menyesuaikan berbagai sistem dengan meningkatnya usia harapan hidup masyarakat dunia.
Dilansir dari laman Perserikatan Bangsa-Bangsa, Majelis Umum PBB menetapkan 1 Oktober sebagai Hari Lanjut Usia Internasional melalui Resolusi 45/106 pada 14 Desember 1990. Penetapan tersebut didahului Rencana Aksi Internasional Wina tentang Penuaan yang diadopsi dalam World Assembly on Ageing pada 1982.
Pada 1991, Majelis Umum PBB kembali mengadopsi United Nations Principles for Older Persons melalui Resolusi 46/91. Prinsip tersebut menjadi pedoman dalam mendorong kemandirian, partisipasi, perawatan, pemenuhan diri, dan martabat orang lanjut usia.
Perhatian PBB terhadap isu penuaan kemudian berlanjut melalui Second World Assembly on Ageing pada 2002. Pertemuan tersebut menghasilkan Madrid International Plan of Action on Ageing untuk merespons peluang dan tantangan penuaan penduduk pada abad ke-21.
Memasuki 2026, tema “The Age of Longevity: Rethinking Systems for Longer Lives” menyoroti perubahan yang diperlukan ketika masyarakat hidup lebih panjang. Pemerintah, masyarakat sipil, sektor swasta, peneliti, dan orang lanjut usia didorong mempertimbangkan sistem yang dapat mendukung kehidupan yang sehat, produktif, bermartabat, dan setara.
| Baca juga: Hari Kereta Api Nasional, Begini Sejarahnya |
PBB mencatat jumlah penduduk berusia 65 tahun ke atas meningkat dari sekitar 260 juta pada 1980 menjadi 761 juta pada 2021. Proporsi penduduk lanjut usia secara global juga diproyeksikan naik dari kurang dari 10 persen pada 2021 menjadi sekitar 17 persen pada 2050.
Meningkatnya usia harapan hidup turut membawa perubahan pada kebutuhan kesehatan, sosial, ekonomi, dan perlindungan hak sepanjang kehidupan. Tema tahun ini mendorong penataan kebijakan dan layanan agar tambahan usia hidup dapat diikuti kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat lanjut usia.
Peringatan Hari Lanjut Usia Internasional menjadi momentum untuk meningkatkan perhatian terhadap kehidupan dan hak orang lanjut usia di tengah perubahan demografi global. Perjalanan peringatan tersebut menunjukkan berkembangnya perhatian internasional terhadap pentingnya membangun masyarakat yang mampu mengakomodasi semua kelompok usia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....