Hari Batik Nasional 2026, Kemenperin Fokus Perkuat IKM
- 01 Okt 2026 10:45 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Hari Batik Nasional diperingati setiap 2 Oktober sebagai momentum untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap batik sekaligus memperkuat perkembangan industri kecil dan menengah atau IKM batik. Pada 2026, puncak peringatan digelar di Surabaya dengan rangkaian kegiatan yang melibatkan pelaku industri, perajin, desainer, dan generasi muda.
Dilansir dari ikm.kemenperin.go.id, Pameran Hari Batik Nasional 2026 berlangsung 30 September hingga 4 Oktober 2026 di Atrium Plaza Tunjungan 3, Surabaya. Kegiatan tersebut melibatkan lebih dari 40 peserta serta dimeriahkan peragaan busana dan sejumlah diskusi mengenai perkembangan industri batik nasional.
Pameran tersebut menjadi bagian dari rangkaian Industrial Fest 2026 yang menghadirkan agenda pengembangan industri bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Kolaborasi itu juga mendorong pelestarian batik berjalan seiring dengan inovasi, teknologi digital, keberlanjutan, dan peningkatan daya saing industri.
Pada 1 Oktober 2026, rangkaian kegiatan menghadirkan dua sesi diskusi. Sesi pertama bertajuk “Batik Unlocked: Digital, Sustainable, & Resilient”, sedangkan sesi kedua mengangkat tema “Core Memory in a Cloth: Kenapa Batik Harus Jadi Bagian dari Identitas Kita?”.
Rangkaian dilanjutkan pada 2 Oktober melalui kuliah umum bersama Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. Kuliah umum tersebut mengangkat tema “Make Your Move: Menjawab Tantangan Industri Masa Depan melalui Kebijakan, Inovasi, dan Aksi Gen-Z”.
Pada hari yang sama, puncak perayaan Hari Batik Nasional digelar di Dermaga Kapal Taman Prestasi Surabaya dengan tajuk “Batik Berlayar”. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian untuk memperkenalkan keberagaman karya batik Indonesia kepada masyarakat.
Kementerian Perindustrian juga terus menjalankan sejumlah program pembinaan IKM batik, antara lain fasilitasi Batikmark, sertifikasi produk, pengembangan sumber daya manusia, serta promosi dan pameran. Pengembangan industri juga diarahkan pada penerapan teknologi, keberlanjutan, dan regenerasi perajin.
Melalui rangkaian Hari Batik Nasional 2026, pelaku IKM, perajin, dan desainer mendapat ruang untuk memperkenalkan kreativitas dan inovasi kepada pasar yang lebih luas. Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat keberlanjutan batik sebagai warisan budaya sekaligus produk industri yang memiliki nilai ekonomi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....