Sejarah Hari Kanker Paru Sedunia yang Diperingati 1 Agustus
- 01 Agt 2026 09:03 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Kanker paru kini dikenal sebagai salah satu penyebab kematian akibat kanker terbesar di dunia. Namun, penyakit ini pernah dianggap sangat langka pada awal abad ke-19, dengan jumlah penderitanya diperkirakan kurang dari dua persen dari populasi manusia.
Seiring berkembangnya industrialisasi, meningkatnya kebiasaan merokok, serta paparan polusi udara, angka kasus kanker paru terus meningkat sepanjang abad ke-20. Memasuki abad ke-21, penyakit ini menjadi salah satu jenis kanker yang paling banyak ditemukan sekaligus penyumbang angka kematian tertinggi akibat kanker di berbagai negara.
Meningkatnya beban penyakit tersebut mendorong komunitas kesehatan dunia untuk membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan dan deteksi dini. Berbagai organisasi kesehatan internasional kemudian menginisiasi kampanye global agar masyarakat lebih mengenali faktor risiko, gejala, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan.
Dikutip dari ersnet.org, Hari Kanker Paru Sedunia (World Lung Cancer Day) pertama kali dicanangkan pada 1 Agustus 2012 oleh European Respiratory Society (ERS) bersama anggota Forum of International Respiratory Societies (FIRS). Saat itu tercatat sekitar 1,8 juta kasus baru kanker paru di dunia, menjadikannya salah satu kanker dengan jumlah kasus tertinggi secara global.
Sejak pertama kali diperingati, Hari Kanker Paru Sedunia menjadi momentum tahunan untuk meningkatkan edukasi masyarakat mengenai bahaya kanker paru. Berbagai kegiatan, mulai dari seminar, kampanye kesehatan, hingga pemeriksaan kesehatan, digelar di berbagai negara sebagai bentuk dukungan bagi para penyintas dan penderita kanker paru.
Peringatan ini juga bertujuan mendorong masyarakat mengenali gejala awal kanker paru, seperti batuk yang tidak kunjung sembuh, sesak napas, nyeri dada, hingga batuk berdarah. Selain itu, masyarakat dengan faktor risiko tinggi, seperti perokok aktif maupun mantan perokok, dianjurkan menjalani skrining untuk meningkatkan peluang deteksi dini.
Melalui peringatan Hari Kanker Paru Sedunia setiap 1 Agustus, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa kanker paru bukan lagi penyakit langka, melainkan ancaman kesehatan global yang dapat dicegah dan ditangani lebih baik apabila terdeteksi sejak dini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....