Sejarah dan Makna Hari Arsitektur Indonesia

  • 17 Mar 2026 18:36 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Hari Arsitektur Indonesia diperingati setiap 18 Maret sebagai bentuk apresiasi terhadap karya para arsitek dalam pembangunan bangsa. Momen ini memiliki makna penting dalam perjalanan pembangunan nasional.

Penetapan 18 Maret tidak lepas dari sejarah panjang perkembangan arsitektur di Tanah Air. Tanggal ini merujuk pada berdirinya Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) pada 17 Maret 1959 di Bandung.

Berdasarkan laman resmi IAI, organisasi ini dibentuk sebagai wadah profesional bagi arsitek Indonesia. Tujuannya untuk mengembangkan kompetensi, menjaga standar profesi, serta berkontribusi dalam pembangunan nasional.

Pada masa awal kemerdekaan, Indonesia tengah membangun identitas, termasuk di bidang arsitektur. Para arsitek tidak hanya merancang bangunan, tetapi juga turut merumuskan wajah Indonesia modern.

Seiring waktu, tanggal berdirinya IAI dijadikan Hari Arsitektur Indonesia. Peringatan ini menjadi simbol penghargaan terhadap profesi arsitek sekaligus pengingat akan pentingnya perencanaan ruang berkelanjutan.

Hari Arsitektur Indonesia bukan sekadar mengenang sejarah IAI. Momentum ini juga mengajak masyarakat menyadari bahwa setiap ruang yang kita huni mencerminkan perjalanan panjang peradaban.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....