Cegah Stunting, BKKBN Kalsel Tinjau Distribusi MBG 3B di Balangan

  • 11 Sep 2026 14:22 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Balangan - Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Selatan meninjau pelaksanaan Makan Bergizi Gratis. Program sasaran bagi Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita Non-PAUD (MBG 3B) ini dipantau di Kabupaten Balangan pada Kamis, 10 September 2026.

Peninjauan lapangan menyasar kawasan Kecamatan Paringin dan Paringin Selatan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketepatan sasaran bantuan sekaligus mengoptimalkan pencegahan stunting pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalsel, Lisna Prihantini, turun langsung bersama jajaran DP3A P2KB PMD Kabupaten Balangan. Pihaknya mengawasi ketat higienitas serta pemenuhan standar gizi masakan sebelum disalurkan ke masyarakat penerima manfaat.

"Kami melihat bagaimana pemberian bantuan khususnya MBG 3B tepat sasaran. Kami juga melihat bagaimana kualitas SPPG, mulai dari bahan makanan, kebersihan, sampai pemeriksaan sebelum makanan didistribusikan kepada masyarakat," katanya.

Dari hasil pemantauan, Lisna menilai alur distribusi serta kualitas gizi olahan menu MBG 3B di Balangan sudah berjalan cukup baik. Ia menegaskan kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita merupakan prioritas utama dalam percepatan penurunan stunting.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan KB DP3A P2KB PMD Balangan, Munisih, mengapresiasi peran aktif ribuan kader lapangan. Sekitar 1.400 kader TPK, PPKBD, dan sub-PPKBD menjadi garda terdepan dalam mengawal keberhasilan program keluarga berencana.

"Alhamdulillah, tahun kemarin, kita berhasil menurunkan stunting hampir 13 persen dan mendapatkan penghargaan dari Gubernur Kalsel. Balangan berhasil menjadi nomor dua dalam penurunan stunting tertinggi di Kalsel," ucapnya.

Melalui sinergi kuat antara kader lapangan dan BKKBN Kalsel, Pemkab Balangan optimistis angka prevalensi stunting dapat terus ditekan secara konsisten. Pemantauan berkala akan terus digencarkan guna memastikan pemenuhan gizi kelompok rentan tetap terjaga secara berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....