Puzzle Pancasila, Cara Seru Tanamkan Nasionalisme

  • 01 Jun 2026 14:24 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Puzzle Pancasila menjadi media edukasi untuk menanamkan nilai kebangsaan secara menyenangkan.
  • Peserta diajak memahami simbol, sila, dan makna Pancasila melalui permainan.
  • Metode interaktif melatih ketelitian, daya ingat, dan berpikir logis.
  • Tujuannya agar nilai Pancasila tidak hanya dihafal, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pembelajaran Pancasila dapat dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami oleh semua kalangan. Hal itu disampaikan dalam Dialog Cerita di Siang Hari spesial Hari Lahir Pancasila di RRI Pro1 Banjarmasin, Senin 1 Juni 2026, bersama Sujarwanto, S.Pd dari Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan Kota Banjarmasin.

Sujarwanto yang akrab disapa Pak Jarwo memperkenalkan Puzzle Games Pancasila sebagai media edukasi yang dirancang untuk membantu masyarakat memahami nilai-nilai kebangsaan. Alat peraga tersebut dapat digunakan mulai dari siswa sekolah dasar hingga masyarakat umum.

“Melalui permainan ini peserta tidak hanya menghafal, tetapi juga belajar memahami makna setiap sila dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Sujarwanto. “Cara belajar seperti ini membuat materi Pancasila lebih mudah diterima dan diingat.”

Ia menjelaskan, puzzle tersebut berisi berbagai tantangan seperti menyusun lambang Burung Garuda, mencocokkan simbol sila, warna, serta bunyi setiap sila. Selain itu, peserta juga diajak menjawab pertanyaan terkait Pancasila dalam Pembukaan UUD 1945.

“Peserta diajak mengenali lambang bintang, rantai, pohon beringin, kepala banteng, serta padi dan kapas dengan benar,” ucapnya. “Mereka juga belajar memahami keterkaitan simbol dengan nilai yang terkandung di dalamnya.”

Selain meningkatkan pemahaman kebangsaan, permainan ini juga dinilai mampu melatih ketelitian, daya ingat, dan kemampuan berpikir logis peserta. Pendekatan kreatif tersebut menjadi alternatif pembelajaran yang tidak membosankan bagi generasi muda.

“Harapan saya Pancasila tidak hanya dihafal, tetapi benar-benar dipahami dan diamalkan,” kata Sujarwanto. “Dengan cara yang menyenangkan, nilai-nilai kebangsaan akan lebih membekas dalam kehidupan masyarakat.”

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....