Koperasi Merah Putih Banjarmasin Digembleng Tak Bergantung Bantuan

  • 14 Apr 2026 14:54 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja menggelar bimbingan teknis (Bimtek) pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih se-Kota Banjarmasin. Kegiatan yang diikuti para pengawas, ketua, sekretaris, hingga bendahara koperasi dari seluruh kelurahan ini, berlangsung selama dua hari di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin.

Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda, menegaskan Bimtek ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah serius membentuk koperasi yang sehat dan profesional. “Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan Bimtek bagi pengurus koperasi Kelurahan Merah Putih. Kita ingin mereka menjalankan koperasi secara jujur, terbuka, dan sesuai dengan prinsip koperasi,” ujarnya, saat pembukaan, Selasa, 14 April 2026.

Ia merinci, hari pertama diikuti 26 kelurahan, sementara sisanya dijadwalkan pada hari berikutnya, yang diharapkan seluruh peserta bisa lebih fokus menyerap materi.“Kita berharap peserta benar-benar bisa menyerap ilmu yang disampaikan. Sehingga koperasi yang mereka kelola bisa berkembang dengan baik,” ujarnya, menambahkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin, Machli Riyadi, menyebut kegiatan ini sebagai langkah konkret pembinaan sejak dini. Machli menegaskan, arah kebijakan tak lagi membuat koperasi bergantung pada bantuan pemerintah semata, namun didorong mandiri dan mampu membaca peluang di wilayahnya masing-masing.

“Sejak awal kita ingin membekali mereka dari sisi pengetahuan, keterampilan, hingga strategi entrepreneurship dalam mengelola koperasi. Kita tidak ingin koperasi hanya menunggu bantuan dari APBN atau APBD, tetapi mampu mandiri dengan menggali potensi di wilayah masing-masing serta membangun networking,” ujarnya.

Saat ini, meski delapan koperasi sudah mulai berjalan, namun masih perlu penguatan agar bisa tumbuh lebih optimal. Ia juga menekankan pentingnya pelayanan yang menyentuh masyarakat secara langsung.

“Kita optimis, meskipun baru delapan yang berjalan, ke depan seluruh koperasi bisa aktif. Kami akan terus mengawal dan membantu mengatasi kendala yang mereka hadapi,” ungkapnya.

Tak hanya itu, koperasi juga ditantang mampu bersaing dengan memenuhi kebutuhan warga sekaligus menjalin kemitraan dengan distributor. Dalam Bimtek tersebut, peserta dibekali materi lengkap mulai dari tata kelola organisasi, manajemen keuangan, perpajakan, hingga penguatan jiwa kewirausahaan.

“Harapannya, seluruh pengurus koperasi memiliki keberanian untuk memanfaatkan peluang. Kemudian membangun kerja sama, dan mengembangkan usaha di wilayahnya masing-masing,” ujar Machli, mengakahiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....