Usai Banjir, Siswa Nikmati Program MBG Lagi

  • 16 Jan 2026 08:49 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Siswa SDN Karang Mekar 8 tampak antusias kembali menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah libur sekolah dan pembelajaran jarak jauh. Program ini kembali berjalan seiring dimulainya pembelajaran tatap muka di sekolah pada Rabu, 14 Januari 2026.

Kehadiran program Makan Bergizi Gratis disambut gembira oleh para siswa yang sebelumnya sempat terhenti akibat bencana banjir. Selain kembali bersekolah, para siswa juga menikmati menu makanan bergizi yang disediakan.

Kepala SDN Karang Mekar 8, Faisal, menjelaskan selama pembelajaran jarak jauh pihak sekolah menghentikan sementara program MBG. Hal ini dilakukan karena dapur penyedia sempat libur dan kondisi lingkungan sekolah masih terdampak banjir.

“Kemarin waktu PJJ, untuk MBG itu kami minta distop dan memang kebetulan untuk dapur MBG yang menangani Karang Mekar ini kemarin sempat libur,” ucapnya. “Jadi tidak ada pengiriman MBG untuk yang kerja sama dengan dapur Karang Mekar.”

Ia menjelaskan pihak sekolah harus memastikan kondisi lingkungan benar-benar aman sebelum MBG kembali dijalankan. Setelah banjir mulai surut, orang tua siswa diminta mengambil MBG ke sekolah pada hari pertama pendistribusian.

“Hari Selasa karena kita harus memastikan lagi, karena halaman sekolah sudah surut, kemudian MBG-nya diantar ke sekolah,” ujarnya. “Kita ngasih tahu orang tua siswa masing-masing untuk mengambil ke sekolah.”

Faisal menyampaikan, karena hari ini para siswa sudah kembali masuk sekolah, maka distribusi MBG langsung diterima oleh siswa. Ia menyebut para siswa terlihat antusias karena bisa kembali menikmati program MBG.

Kebahagiaan juga dirasakan para siswa setelah libur panjang dan pembelajaran jarak jauh. Salah satunya disampaikan siswa kelas III, M. Ayub’i, yang merasa senang karena hari pertamanya masuk sekolah langsung mendapat MBG.

“Iya hari ini dapat, senang banget karena hari ini pertama kali masuk dan juga dapat MBG, radi menu MBG-nya ayam bistik, enak banget tadi makan sama teman-teman juga," ujarnya.

Ayub’i juga menjelaskan program MBG sempat terhenti akibat banjir yang melanda wilayahnya. Ia menyebut pada hari sebelumnya, MBG diantar ke sekolah dan diambil oleh orang tuanya.

“Kemarin itu dapat MBG-nya ya cuma pas hari Selasa diantar ke sekolah,” katanya. “Tapi karena belum masuk sekolah, jadi diambil ibu, terus makannya di rumah.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....