Viral Dimedsos Dugaan Pungli Wisata Talaga Bodas, Polisi : Kami Akan Dalami
- 22 Agt 2026 21:45 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Garut - Wisatawan lokal kembali mengeluhkan aksi dugaan pungutan liar (Pungli). Hal itu terungkap setelah korban pungli mengunggah di platform media sosial tiktok. Aksi pungli tersebut kali ini terjadi di Objek Wisata Talaga Bodas.Dalam unggahannya korban atau warga net mengaku dimintai uang sebesar Rp.50 ribu untuk biaya ojek menuju tempat wisata.
"Kumaha pariwisata Garut maju pungli pagi siang @disparbudgarut @tehputri.karlina pagi bayar tiket masuk 2 orang + motor 50," kata warga net yang mengaku jadi korban pungli. "Siang waktu pulang ganti penjaga dipalak hama berkonsep saridona bari di patok. Mending wisata kaluar baraya!!," kata pengunggah menambahkan.
Saat dipantau RRI.CO.ID pada Sabtu, 22 Agustus 2026, video berdurasi kurang dari satu menit yang diunggah itu menampilkan aksi seorang pria tua yang memberhentikan wisatawan.
Saat disimak, dari perbincangan yang terjadi dalam video itu, terdengar jika pria tua tersebut meminta uang ojek kepada dua orang wisatawan yang berkendara dengan satu sepeda motor.
Laki-laki paruh baya itu menyampaikan, jika sebenarnya motor dilarang untuk masuk ke kawasan Talaga Bodas. Namun, kedua wisatawan itu sudah terlanjur masuk dan harus membayar uang 'saridona' atau yang dalam Bahasa Indonesia berarti seikhlasnya.
"Ojeknya A... Sebetulnya ini enggak bisa (bawa masuk motor), mau orang mana-orang mana juga. Karena ini tanggung sudah masuk, jadi silakan saja (bayar) seikhlasnya," ucap pria berhoodie itu, dalam Bahasa Sunda.
Permintaan pria itu, sempat dikeluhkan oleh wisatawan tersebut. Dia sempat berkilah, jika dirinya merupakan warga lokal. Namun, sang 'penjaga' berdalih, jika tarif itu sama untuk semua orang tanpa terkecuali.
| Baca juga: Menyusuri Wisata Tersembunyi di Cianjur |
Di akhir video terlihat, akhirnya wisatawan kemudian memberikan segumpal uang pecahan rupiah yang tidak dijelaskan nominalnya berapa kepada pria tersebut. Sambil bergumam dalam bahasa sunda wisatawan itu berkata "bae lah itung- itung sodakoh".
Sejak videonya diunggah di TikTok dua hari lalu, konten ini telah ditonton lebih dari 82 ribu pengguna dan mendapatkan lebih dari seribuan tanggapan murka dari warganet.
"Ke Talaga bodas cuman bayar tiket weekday Rp 12 ribu per orang, weekend Rp 17 ribu per orang, motor Rp 5 ribu, mobil Rp 10 ribu, parkir gratis di warung, ke lokasi jalan kaki gratis," ucap @her***********.
"Cukup sekali aja saya kesana," ungkap @mom******."Moal payu wisata Garut kieu carana mah," kata @par*****.
Viralnya vidio ditiktok tersebut langsung direspon oleh pihak kepolisian. Kasat Reskrim Polres Garut AKP Herman Saputra mengatakan, saat ini pihaknya telah menurunkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan. "Kita akan coba dalami," ucap nya singkat.
Terkait dugaan aksi pungli di Talaga Bodas ini,belum ada tanggapan dari institusi terkait, baik dari BKSDA selaku pengelola objek wisata setempat maupun dari Disparbud Pemkab Garut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....