Pesona Air Terjun Bersejarah di Curug Dago

  • 20 Jul 2026 09:40 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung : Bandung tidak pernah kehabisan pesona alam yang memikat, salah satunya adalah Curug Dago, yang terletak di kawasan Coblong. Secara administratif, destinasi ini beralamat di Jl. Cikalapa, Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40135.

Air terjun ini menjadi bukti nyata bahwa keindahan alam yang asri masih bisa ditemukan di dekat area perkotaan. Dengan ketinggian sekitar 10 hingga 12 meter, aliran airnya mengalir di antara tebing batu yang hijau dan dikelilingi oleh rimbunnya pepohonan.

Keunikan utama dari air terjun ini bukan hanya terletak pada keindahan alamnya, melainkan juga pada nilai sejarahnya yang sangat tinggi. Di kawasan ini, terdapat dua prasasti batu tulis peninggalan sejarah dari zaman Raja Thailand, yaitu Raja Chulalongkorn (Rama V) dan Raja Prajadhipok (Rama VII).

Keberadaan prasasti yang berangka tahun sekitar akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 ini membuktikan bahwa area ini telah menjadi destinasi wisata yang dikagumi oleh bangsawan internasional sejak dahulu kala.

Akses menuju air terjun ini menawarkan petualangan tersendiri bagi para pengunjung yang menyukai wisata jalan kaki. Tersembunyi di balik kawasan perbukitan Dago, pengunjung harus menuruni sejumlah anak tangga untuk bisa mencapai dasar air terjun.

Sepanjang perjalanan turun, udara segar khas cekungan Bandung dan pemandangan vegetasi yang masih alami akan menyambut setiap langkah. Rasa lelah setelah berjalan pun seketika terbayar lunas begitu embusan uap air dingin mulai menyentuh wajah.

Meskipun memiliki potensi wisata dan sejarah yang luar biasa, destinasi alam ini saat ini terus berbenah dalam menghadapi tantangan lingkungan. Kebersihan aliran sungai yang bermuara ke air terjun ini menjadi perhatian penting bagi pengelola dan komunitas peduli lingkungan setempat.

Upaya pelestarian vegetasi di sekitar tebing terus digalakkan agar kawasan ini tetap hijau dan terhindar dari erosi. Kesadaran para wisatawan untuk tidak membuang sampah sembarangan sangat diharapkan demi menjaga kelestarian ekosistem lokal.

Mengunjungi kawasan wisata ini memberikan pengalaman yang lengkap, mulai dari rekreasi alam, edukasi sejarah, hingga refleksi ketenangan. Destinasi ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat akan pentingnya menjaga keserasian antara pembangunan kota dan kelestarian alam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....