Wisatawan Ramai Gunakan Kereta Api Argo Anjasmoro
- 22 Jun 2026 15:10 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - KA Argo Anjasmoro melayani relasi Gambir–Surabaya Pasarturi pp melalui lintas utara Jawa. Dalam perjalanannya, kereta api ini melayani pemberhentian di Gambir, Jatinegara, Bekasi, Cirebon, Tegal, Pekalongan, Semarang Tawang, Cepu, Bojonegoro, dan Surabaya Pasarturi. Deretan kota tersebut membuat perjalanan tidak terasa sebagai perpindahan antarkota semata, tetapi juga pengalaman menikmati ragam kuliner, wisata, budaya, dan suasana khas lintas utara Jawa.
Wisatawan dari arah Jakarta saat tiba di Semarang Tawang, pelanggan disambut salah satu kota paling ikonik di lintas utara Jawa. Dari stasiun ini, pelanggan dapat menjangkau Kota Lama Semarang, Lawang Sewu, kawasan Simpang Lima, serta menikmati lumpia, tahu gimbal, bandeng presto, wingko babat, dan aneka kuliner khas lainnya. Semarang menjadi pilihan yang menyenangkan untuk weekend karena wisata sejarah, kuliner, hotel, dan transportasi kota mudah dijangkau.
Di Cepu dan Bojonegoro, perjalanan KA Argo Anjasmoro menyentuh kota-kota dengan denyut ekonomi lokal yang dekat dengan masyarakat. Pelanggan dapat melanjutkan perjalanan menuju kawasan kuliner, pasar, wisata alam, sentra produk lokal, atau agenda keluarga. Mobilitas pelanggan memberi peluang bagi warung, pedagang makanan, transportasi lanjutan, penginapan, serta pelaku UMK di sekitar stasiun dan destinasi.
Perjalanan kemudian berakhir di Surabaya Pasarturi, salah satu pintu masuk utama ke Kota Surabaya. Dari stasiun ini, pelanggan dapat menjangkau kawasan Tunjungan, Kota Lama Surabaya, Tugu Pahlawan, pusat kuliner, kawasan bisnis, pusat belanja, serta menikmati rawon, rujak cingur, lontong balap, tahu tek, dan oleh-oleh khas Surabaya.
“Setiap kota pemberhentian KA Argo Anjasmoro punya daya tarik sendiri. Ada kota dengan kuliner kuat, ada kota batik, ada kota heritage, ada kota pesisir, ada kota yang dekat dengan kegiatan bisnis dan keluarga. Perjalanan ini membuat pelanggan bisa menikmati banyak wajah Jawa dengan cara yang lebih nyaman,” kata VP Corporate Communication KAI Anne Purba kepada media, Minggu 21 Juni 2026.
Anne menambahkan, KA Argo Anjasmoro juga memberi manfaat bagi aktivitas ekonomi di sekitar stasiun. Ketika pelanggan naik dan turun, ada aktivitas lanjutan yang ikut tumbuh, mulai dari warung makan, pedagang minuman, toko oleh-oleh, pengemudi transportasi lanjutan, penginapan, hingga pelaku UMK di sekitar destinasi.
“Bagi pelanggan, satu perjalanan bisa berarti liburan, pekerjaan, atau pulang menemui keluarga. Bagi pelaku usaha kecil, hadirnya pelanggan membuka peluang dagangan terbeli, produk lokal dikenal, dan ekonomi sekitar stasiun ikut hidup,” ujar Anne.
KAI mengajak masyarakat menjadikan perjalanan akhir pekan dengan KA Argo Anjasmoro sebagai pengalaman yang ceria dan terencana. Pelanggan dapat menyusun rencana perjalanan dari kota ke kota: menikmati kuliner Cirebon, mencicipi teh poci dan tahu aci Tegal, berburu batik Pekalongan, menikmati heritage Semarang, singgah di Cepu dan Bojonegoro, lalu menutup perjalanan dengan suasana khas Surabaya.
“Perjalanan dengan kereta api selalu punya ruang untuk cerita baru. Ada pemandangan, kota yang disinggahi, kuliner yang dicoba, oleh-oleh yang dibawa pulang, dan keluarga yang menunggu di tujuan. KA Argo Anjasmoro menghadirkan perjalanan Jakarta–Surabaya yang nyaman, hangat, dan penuh pilihan,” tutup Anne.
Pelanggan dapat mengecek ketersediaan perjalanan, jadwal terbaru, tarif, serta pemesanan tiket KA Argo Anjasmoro melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi kai.id, loket stasiun, dan kanal resmi penjualan tiket lainnya. KAI mengimbau pelanggan memastikan jadwal perjalanan, membawa identitas yang sesuai, menjaga barang bawaan, serta tiba lebih awal di stasiun agar perjalanan berlangsung nyaman dan tertib.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....