Faunaland Resmi Ditetapkan Sebagai Pengelola Kebun Binatang Bandung
- 10 Jun 2026 21:22 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung – Faunaland resmi ditetapkan sebagai pengelola baru Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo). Penetapan tersebut menjadi langkah awal proses transisi dan revitalisasi untuk mengembalikan fungsi Bandung Zoo sebagai pusat konservasi, edukasi, dan rekreasi yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kota Bandung selama puluhan tahun.
Faunaland menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bandung dan Panitia Seleksi atas pelaksanaan proses seleksi yang dinilai mengedepankan prinsip tata kelola yang baik, transparan, dan akuntabel. Keputusan tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam mewujudkan masa depan Bandung Zoo yang berkelanjutan serta berorientasi pada konservasi dan kesejahteraan satwa.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyambut penetapan pengelola baru sebagai momentum penting untuk menghadirkan kembali Bandung Zoo bagi masyarakat.
"Hari ini kita memasuki fase baru bagi Bandung Zoo. Proses yang panjang telah kita lalui dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan kepentingan publik. Kami berharap pengelola baru dapat segera melakukan langkah-langkah yang diperlukan agar Bandung Zoo bisa kembali hadir sebagai ruang edukasi, konservasi, dan rekreasi bagi warga Kota Bandung," ujar Farhan, rabu 10 Juni 2026.
| Baca juga: Pesona Asri Taman Satwa Cikembulan Garut |
Sementara itu, CEO Faunaland, Danny Gunalen, mengatakan kepercayaan yang diberikan kepada Faunaland merupakan tanggung jawab besar untuk mengembangkan Bandung Zoo sebagai lembaga konservasi yang memberikan manfaat bagi satwa, lingkungan, dan masyarakat.
"Bagi kami, Bandung Zoo bukan sekadar destinasi wisata. Bandung Zoo adalah rumah bagi satwa sekaligus sarana untuk membangun kesadaran publik tentang pentingnya konservasi. Karena itu, seluruh proses revitalisasi akan bertumpu pada prinsip kesejahteraan satwa, konservasi, dan edukasi," katanya.
Sebagai langkah awal pengelolaan, Faunaland akan melakukan peninjauan menyeluruh terhadap kondisi kawasan, fasilitas, sistem operasional, serta koleksi satwa yang ada. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam penyusunan program revitalisasi dan tahapan pembukaan kembali Bandung Zoo.
Menurut Danny, Bandung Zoo memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi pusat pembelajaran keanekaragaman hayati Indonesia. Melalui penguatan fungsi konservasi dan edukasi, kawasan tersebut diharapkan mampu menjadi ruang yang mempertemukan masyarakat dengan kekayaan fauna Indonesia sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan.
Untuk mendukung tujuan tersebut, Faunaland telah menjalin kerja sama dengan sejumlah lembaga konservasi internasional, di antaranya Vantara dan Bin Zayed Conservation Foundation. Kolaborasi tersebut difokuskan pada peningkatan kapasitas konservasi, perlindungan satwa, peningkatan standar kesejahteraan satwa, serta penerapan praktik terbaik yang telah diterapkan di berbagai lembaga konservasi dunia.
"Kolaborasi internasional yang kami bangun bukan untuk mengubah karakter Bandung Zoo, melainkan untuk memperkuat kualitas pengelolaannya. Kami ingin menghadirkan standar konservasi dan animal welfare yang semakin baik, sambil tetap menjaga identitas Bandung Zoo sebagai kebanggaan masyarakat Bandung," ucapnya.
Danny menegaskan bahwa kesejahteraan satwa akan menjadi landasan utama dalam setiap kebijakan dan keputusan pengelolaan. Mulai dari kualitas habitat, kecukupan nutrisi, layanan kesehatan, hingga program pengayaan perilaku satwa akan menjadi perhatian utama pihaknya.
"Animal welfare bukan sekadar program kerja, tetapi menjadi prinsip yang membimbing seluruh proses pengelolaan. Kami ingin memastikan setiap satwa mendapatkan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung kesejahteraannya," katanya.
Ia juga menilai Indonesia sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terbesar di dunia memiliki potensi besar untuk menjadikan Bandung Zoo sebagai sarana edukasi lingkungan yang efektif bagi masyarakat.
| Baca juga: Pesona Kawah Putih Talaga Bodas Garut |
"Indonesia merupakan salah satu negara dengan kekayaan hayati terbesar di dunia. Kami ingin Bandung Zoo menjadi tempat di mana masyarakat dapat mengenal satwa lebih dekat, memahami pentingnya pelestarian alam, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan," ungkapnya.
Faunaland menyatakan akan mengerahkan seluruh sumber daya dan pengalaman yang dimiliki guna mempercepat proses persiapan pembukaan kembali Bandung Zoo. Fokus utama saat ini adalah memastikan seluruh satwa mendapatkan penanganan terbaik serta seluruh aspek operasional dapat berjalan sesuai standar yang ditetapkan.
"Kami ingin ketika Bandung Zoo kembali dibuka, masyarakat dapat merasakan perubahan yang nyata, sementara satwa memperoleh lingkungan yang lebih baik dan lebih mendukung kesejahteraannya," tuturnya.
Dengan dukungan Pemerintah Kota Bandung, akademisi, komunitas pecinta satwa, organisasi lingkungan hidup, serta jejaring konservasi nasional dan internasional, Faunaland optimistis Bandung Zoo dapat berkembang menjadi salah satu lembaga konservasi dan edukasi unggulan di Indonesia.
"Kami ingin menghadirkan Bandung Zoo sebagai pusat konservasi, edukasi, dan rekreasi yang relevan bagi generasi hari ini maupun generasi mendatang. Tempat yang tidak hanya menghadirkan pengalaman berkunjung yang berkesan, tetapi juga berkontribusi nyata bagi pelestarian satwa dan lingkungan," tandasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....