Liburan Panjang Mei, Ratusan Ribu Penumpang Gunakan Kereta
- 16 Mei 2026 22:24 WIB
- Bandung
RRI.CO.ID, Bandung - Momen long weekend Kenaikan Yesus Kristus mendorong tingginya pergerakan masyarakat ke berbagai kota sejak Rabu, 13 Mei 2026. Aktivitas di stasiun-stasiun utama terlihat lebih ramai dari biasanya, seiring meningkatnya perjalanan pelanggan untuk berlibur, bersilaturahmi, menghadiri kegiatan keluarga, hingga memenuhi kebutuhan pekerjaan dan pendidikan antarkota.
Di tengah mobilitas tersebut, kereta api menjadi ruang yang mempertemukan banyak cerita perjalanan masyarakat. Ada keluarga yang memanfaatkan libur panjang untuk berkumpul kembali, mahasiswa yang pulang menemui orang tua, hingga pelaku usaha yang tetap bergerak menjaga aktivitas ekonominya di berbagai daerah.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat, selama tiga hari pertama masa long weekend, sebanyak 554.407 pelanggan telah menggunakan layanan KA Jarak Jauh. Dan itu termasuk KA Lokal yang dikelola KAI di Pulau Jawa dan Sumatra.
Sementara itu, hingga Sabtu, 16 Mei 2026 pukul 10.00 WIB, penjualan tiket untuk periode keberangkatan 13–17 Mei 2026 telah mencapai 861.926 tiket. Jumlah tersebut masih terus bergerak seiring tingginya minat masyarakat melakukan perjalanan selama libur panjang melalui moda transportasi kereta api.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan kereta api memiliki peran penting dalam menjaga keterhubungan masyarakat antarkota. Itu terutama pada periode libur panjang ketika mobilitas meningkat secara signifikan.
“Long weekend selalu menghadirkan pergerakan masyarakat yang sangat dinamis. Kami melihat perjalanan menuju kota wisata, pusat kuliner, kawasan Pendidikan mengalami peningkatan cukup signifikan. Kereta api hadir untuk menjaga masyarakat tetap terhubung dengan berbagai kebutuhan perjalanan mereka,” ujar Anne, Sabtu 16 Mei 2026.
Menurut Anne, tingginya mobilitas kereta api selama long weekend juga mencerminkan besarnya peran transportasi publik dalam menggerakkan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di berbagai daerah.
“Setiap perjalanan kereta api membawa dampak yang luas. Aktivitas masyarakat ikut bergerak, mulai dari sektor UMKM di sekitar stasiun, transportasi lanjutan, penginapan, pusat kuliner, hingga perdagangan lokal di kota-kota tujuan. Mobilitas yang terjaga selama masa libur panjang ikut memberi ruang pertumbuhan bagi ekonomi masyarakat,” tambah Anne.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....