Bule Jatuh Cinta kepada Budaya Tertib di Kereta

  • 15 Mei 2026 19:11 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Bandung - Ada hal-hal kecil yang sering terlihat biasa dalam kehidupan sehari-hari, padahal diam-diam membentuk kesan mendalam bagi orang yang datang berkunjung ke Indonesia. Salah satunya terlihat di transportasi publik.

Ketika seseorang berhenti sejenak di perlintasan sebidang, menunggu kereta api melintas sambil melihat kondisi sekitar, memberi kesempatan penumpang turun terlebih dahulu, atau tetap tertib di tengah stasiun yang ramai, suasana seperti itu menjadi bagian dari pengalaman yang dirasakan wisatawan. Yaitu selama mereka, WNA atau Bule berada di Indonesia.

Kereta api menghadirkan ruang yang mempertemukan banyak orang dari latar belakang berbeda dalam satu perjalanan. Di ruang itu, wisatawan dapat melihat bagaimana masyarakat saling berbagi ruang, mengantre, menjaga kenyamanan bersama, hingga menghargai keselamatan perjalanan orang lain.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa pengalaman wisatawan mancanegara selama menggunakan transportasi publik sering kali terbentuk dari hal-hal sederhana. Yaitu yang mereka temui selama perjalanan.

“Wisatawan biasanya mengingat suasana yang mereka rasakan selama berada di sebuah negara. Dari cara masyarakat menunggu kereta api, suasana di stasiun, sampai bagaimana orang saling menghargai di ruang publik. Hal-hal seperti itu yang sering membekas dalam ingatan mereka,” ujar Anne, Jumat 15 Mei 2026.

Dalam periode Januari hingga April 2026, sebanyak 180.670 wisatawan mancanegara tercatat menggunakan layanan kereta api jarak jauh. Khusus April 2026, jumlahnya mencapai 51.565 pelanggan dan menjadi angka tertinggi sepanjang tahun ini.

Secara kumulatif, 10 stasiun dengan keberangkatan wisatawan mancanegara tertinggi pada periode Januari hingga April 2026 yakni Stasiun Gambir sebanyak 29.013 pelanggan, Yogyakarta 26.365 pelanggan, dan Bandung 15.780 pelanggan. Lalu diikuti Pasarsenen 10.486 pelanggan, Surabaya Gubeng 9.043 pelanggan, Semarang Tawang 6.946 pelanggan, Malang 5.435 pelanggan, Surabaya Pasar Turi 4.650 pelanggan, Cirebon 4.215 pelanggan, dan Solo Balapan 3.747 pelanggan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....