Libur Panjang, Polres Tasikmalaya Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Singaparna

  • 13 Mei 2026 21:06 WIB
  •  Bandung

RRI.CO.ID, Tasikmalaya- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tasikmalaya memperketat pengamanan jalur utama yang diprediksi akan mengalami lonjakan volume kendaraan, pada libur panjang akhir pekan, mulai Kamis 14 Mei 2026. Selain faktor mobilitas wisatawan, pengamanan kali ini terletak pada sejumlah proyek perbaikan infrastruktur yang sedang berlangsung di wilayah Singaparna Kabupaten Tasikmalaya.

Kasat Lantas Polres Tasikmalaya, AKP Didit Permadi, mengatakan, pihaknya telah mengantongi Surat Perintah (Sprint) khusus dari Kapolres Tasikmalaya untuk mengawal kelancaran arus lalu lintas selama masa libur berlangsung."Saya selaku Kasatgas Pam Jalur telah “memplotting” personel untuk melakukan pengaturan intensif, terutama pada pagi dan sore hari yang merupakan waktu krusial, di mana aktivitas masyarakat lokal meningkat," kata Didit di Mapolres Tasikmalaya, Rabu 13 Mei 2026.

Perhatian utama kepolisian tertuju pada ruas jalan di kawasan Alun-alun Singaparna hingga Kudang. Di lokasi tersebut, saat ini sedang dilakukan revitalisasi besar-besaran, meliputi perbaikan saluran drainase serta penggalian pipa Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

Didit mengakui, pengerjaan fisik ini berdampak signifikan terhadap laju kendaraan. Namun, Ia mengatakan, proyek ini merupakan langkah mendesak untuk mengatasi persoalan banjir tahunan.

"Wilayah itu memang rawan banjir karena drainase yang buruk. Dampaknya, jalan sering tergenang dan aspal cepat rusak. Di sisi lain, aktivitas ekonomi di sana sangat tinggi karena banyaknya ruko dan pasar," ujarnya.

Guna meminimalkan dampak kemacetan, Polres Tasikmalaya telah menyusun strategi rekayasa lalu lintas. Langkah ini diambil melalui rapat koordinasi lintas sektoral yang melibatkan Dinas Perhubungan (Dishub) serta instansi terkait lainnya sebelum proyek revitalisasi dimulai.

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Kami hadir untuk memastikan bahwa meskipun ada pembangunan, mobilitas masyarakat tetap terjaga," kata Didit.

Kepolisian juga menyarankan bagi pemudik atau wisatawan yang akan melintasi jalur Singaparna untuk memantau waktu keberangkatan guna menghindari puncak kepadatan di jam tertentu.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....